STRATEGI DIPLOMASI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN EKSPOR BATIK INDONESIA KE JEPANG

Sri Wulan Destriyani, Lusi Andriyani, Usni Usni

Abstract


Produk batik memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi negara Indonesia. Sektor yang didominasi oleh industri kecil dan menengah (IKM) ini mampu menyumbang devisa negara. Data dari Kementrian Koperasi dan UMKM tahun 2017 menunjukan tingginya devisa negara dari para pelaku IKM mencapai Rp 88,42 miliar. Untuk itu penting dikaji  terkait dengan pola diplomasi budaya Indonesia dalam  meningkatkan ekspor batik ke Jepang. Mengingat pola diplomasi yang dikembangkan saat ini lebih kearah soft diplomacy. Jenis penelitian pola diplomasi budaya melalui batik ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang digunakan melalui data pustaka yang kemudian ditelaah dan ditarik kesimpulan. Analisis data  menggunakan model analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa diplomasi kebudayaan sebagai sarana untuk memperjuangkan kebijakan politik luar negeri  Indonesia ditunjukkan melalui kegiatan gelar Batik Nusantara, konsistensi menggunakan produk batik dalam kegiatan formal (ekspor) dan informal (seminar) serta kegiatan Kedutaan Besar Indonesia di Jepang bekerjasama dengan Kemenpora RI mengadakan Future Leader Camp Batik Festival (FLCBF) yang diselenggarakan di Kyoto, Jepang. Kegiatan tersebut sebagai strategi soft diplomacy Indonesia untuk meningkatkan eksport non migas.


Keywords


Diplomasi budaya, Batik, Devisa, ekspor

Full Text:

PDF

References


Abdul Irsan, Budaya dan Perilaku Politik Jepang di Asia, Grafindo: Jakarta, 2007, hal. 57

Achdiat Atmawinata, Kedalaman Struktur Industri Yang Mempunyai Daya Saing di Pasar Global, Departemen Perindustrian, Desember 2008, h. 3-16.

Afrizal. Metode Penelitian Kualitatif. Raja Grafindo Pustaka : Jakarta. Hal : 122

Ahmad Idham Azis. Diplomasi Budaya Indonesia Dalam Mempromosikan Batik Sebagai Warisan Budaya. Universitas Al-Azhar Indonesia. Artikel Ilmiah. Hal 6

Debbie Affianty, Analisa Politik Luar Negeri, UIN Press, Jakarta, 2015, Hal. 12.

Gusti Ayu. 2016. Pentingnya Diplomasi Budaya dan Peranan Social Media dalam Diplomasi Budaya suatu negara. Diambil dari https://id.linkedin.com/pulse/pentingnya-diplomasi-budaya-dan-peranan-social-media-dalam-arinta, diakses pada tanggal 20 Desember 2018.

Handani, Christiyuli. 2010. “Melestarikan Batik Sebagai Warisan Budaya Indonesia”.

Haryanto. Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah. Gramedia Pustaka : Jakarta. hal : 78

Morgenthau, Hans J.1978. Politics Among Nations: The Struggle for Power and Peace.Alferd A Knopf

Husin Bagis, 2003 Mengenal Pasar Jepang, Tokyo. Hal 2

Jusuf Badri, Kiat Diplomasi: Mekanisme dan Pelaksanaannya, Pustak Sinar Harapan: Jakarta. 1994. Hal. 16

Nicholas J. Cull “Public Diplomacy: Lessons From the Past” (university of Sothern California, Figueroa Press, 2009), hal 19

Robert Jackson dan George Serensen, 2014. Pengantar Studi Hubungan Internasional: Teori dan Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hal: 89.

Ria Resta Tamara,2018 Upaya Indonesia Dalam Meningkatkan Ekspor CPO ke Pakistan Tahun 2012-2016 (FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta) Skripsi Hal 68

Sir Ernest Satow dalam Jusuf Badri, Kiat Diplomasi: Mekanisme dan Pelaksanaannya, Pustaka Sinar Harapan: Jakarta. 1994. Hal. 16

S. Ting Toomey S. dan L. C. Chung “Understanding Intercultural Communication,” (Los Angeles, CA: Roxbury Publishing Co, 2012) hal 16.

Sigit Setiawan, Analisis Dampak IJEPA Terhadap Indonesia Dan Jepang, diakses dari https://www.kemenkeu.go.id/sites/default/files/2014_kajian_pkrb_03.%20D ampak%20IJEPA.pdf, diakses pada tanggal 12 November 2019.

Utama, Mahendra P. 2009. Globalisasi, Diplomasi Kebudayaan, dan Komodifikasi Budaya.

https://www.beritasatu.com/mode313680-seni (diakses pada tanggal 13 November 2019)

Kemenperin.go.id. 2014. “Dunia Makin Mencintai Batik” (Online).

http://www.kemenperin.go.id/artikel/1961/batik-diakui-unesco, diakses pada tanggal 15 Desember 2018.

https://nasional.tempo.co/amp/462953/pertukaran-budaya, diakses pada tanggal 09 November 2019.

https://www.kemenperin.go.id/statistik/querykomoditi.php?komoditi=Batik&negara=12 &jenis=e&action=tampilkan, diakses pada tanggal 28 Oktober 2019.

https://www.id.emb-japan.go.jp/expljp_15.html, diakses pada tanggal 11 November 2019.

http://www.kemenperin.go.id/artikel/18591/Hingga-Oktober-2017,-Nilai-Ekspor-BatikLampaui-USD-51-Juta, diakses pada tanggal 11 November 2019.

http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/18276/bab%20II.pdf?sequence=2&isAllowed=y, diakses pada tanggal 11 November 2019.

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/949679/permintaan-impor-tekstil-as-dan-jepang-menyusut, diakses pada tanggal 12 November 2019.

www.kemendag.go.id Lihat di (http://itpc.or.jp/wp-content/uploads/2013/04/Maret-2013-Market-Brief-Garment.pdf) Hal 6

https://www.jetro.go.jp/indonesia/jiepa.html, diakses pada tanggal 12 Nove,mber 2019.

http://www.kemenperin.go.id/artikel/6827/Dunia-Makin-Mencintai-Batik

https://m.dw.com/id/penandatanganan/perjanjian/Indonesia/Jepang, (diakses pada tanggal 16 Desember 2018)

Joint Statement At The Signing Of The Agreement Between Japan and The Republic Of Indonesia For An Economic Partnership”,http://www.mofa.go.jp/region/asia-pacific/indonesia/epa0708/joint.html, diakses pada Widiana Puspitasari.

Kementrian Riset dan Teknologi lihat di (https://ristekdikti.go.id) diakses pada tanggal 10 November 2019.

Kementerian Perdagangan.2010.Kajian Kelayakan Pembentukan FTA Indonesia-Turki dan Pakistan.Pusat Penelitian dan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri: Jakarta. Hal 92


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Indexed by:

Google Scholar


Jurnal INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global (e-ISSN:2721-9755).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License
Powered by Puskom-UMJ