Gambaran Tingkat Stres dalam Pelaksanaan Work From Home Selama Masa Pandemi Covid19 di DKI Jakarta

Dian Utami, Noor Latifah A, Andriyani Andriyani

Abstract


Stres didefinisikan sebagai respon tubuh terhadap situasi dan kondisi yang menimbulkan tekanan, perubahan, ketegangan emosi, dan lain-lain. Di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 6% yang mengalami depresi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat stres kerja yang dialami selama melaksanakan Work From Home (WFH) pada masa pandemi COVID 19. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 106 responden dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian analisis univariat menunjukkan bahwa Pekerja WFH di DKI Jakarta sebanyak 52,7% yang berumur 41 - 65 tahun mengalami tingkatan normal, 54,1% Pekerja berjenis kelamin laki-laki mengalami tingkat stres normal, 65,1% Pekerja dengan tingkat pendidikan S1/Sederajat  mengalami tingkatan normal, 52,6% Pekerja yang belum menikah mengalami tingkatan normal, 56,7% Pekerja yang sudah bekerja selama 1-5 tahun mengalami tingkatan normal, 47,5% Pekerja yang bekerja < 8 jam sehari mengalami tingkatan normal, 49.2% pekerja yang memiliki beban kerja berat mengalami tingkatan stres normal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja work from home di DKI Jakarta dengan karakteristik umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status perkawinan, masa kerja,waktu kerja dan beban kerja mengalami tingkat stress kerja normal. Saran untuk pekerja dihimbau melakukan istirahat yang cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh ketika melakukan aktivitas kerja. Pekerja sebaiknya mengkonsumsi air minum minimal 1 gelas (150-200cc) selama 15-20 menit sekali

---

Stress is defined as the body's response to situations and conditions that cause stress, change, emotional tension, etc. In DKI Jakarta Province as much as 6% are experiencing depression. The purpose of this study was to describe the level of work stress experienced during the implementation of Work From Home (WFH) during the COVID-19 pandemic. This research method is a type of quantitative descriptive study with a cross sectional design with a sample size of 106 respondents with a random sampling technique. The data analysis in this study used univariate analysis. The results of the univariate analysis showed that 52.7% of WFH workers in DKI Jakarta aged 41 - 65 years experienced normal levels, 54.1% male workers experienced normal stress levels, 65.1% workers with S1 education level / Equivalent experienced normal levels, 52.6% unmarried workers experienced normal levels, 56.7% workers who had worked for 1-5 years experienced normal levels, 47.5% workers who worked <8 hours a day experienced normal levels, 49.2% of workers who have a heavy workload experience normal stress levels. The conclusion of this research is that work from home workers in DKI Jakarta with the characteristics of age, gender, education level, marital status, years of service, working time and workload experience normal work stress levels. Suggestions for workers are to take adequate rest to maintain body balance when doing work activities. Workers should drink at least 1 glass of drinking water (150-200cc) for every 15-20 minutes.



Keywords


stres kerja, masa kerja, work from home,work stress, overview of working period, work from home

Full Text:

PDF

References


Ahmadun, Muhammad dan Syarifudin. Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Stres Kerjadi Puskesmas Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Skripsi Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan dan Sains Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Perpustakaan Digital Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Diakses pada tanggal 01 Juni 2020. http://digilib.unisayogya.ac.id/2960/1/Naskah%20Publikasi.pdf

American Psychological Association. 2013. Stress in America : Missing the Health Care Connection.

American Psychological Association. 2017. Stress In America : The State Of Our.

Aprianti, R., & Agus, S. 2018. Faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerjapada dosen tetap stikes Y Bengkulu. Jurnal Photon. Vol. 9, No. 1.

Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya: Al Quran Surah Yusuf Ayat 87. Depag RI.

Dewayanti, Tantri . 2020. Bekerja dari Rumah (Work From Home) Dari Sudut Pandang Unit Kepatuhan Internal. Diakses pada tanggal 13 Mei 2020 melalui (online) https://www.djkn.kemenkeu.go.id/

Dhini, Rama Dhania. 2010. Pengaruh Stres kerja, Beban kerja terhadap Kepuasan kerja. Universitas Muria Kudus. Jurnal Psikologi.

Handoko, T. H. (2008). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta: BPF.

Herawati, Neny. 2006. Studi Stres Kerja para Dokter di Poliklinik PT X Tahun 2006. Depok: Tesis FKM UI.

Ibrahim, Hasbi, Amansyah Munawir, Yahya Githa Nurfaridha. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pekerja Factory 2 PT. Marzuki International Indonesia Makassar Tahun 2016. Public Health Science Journal, Vol 8 No.1 Januari-Juni.

Irkhami, Faris Lazwar. (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Penyelam Di PT. X. Jurnal penelitian skripsi.

Kementrian Kesehatan RI. 2018. Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Kamso S, Purwantyastuti, Lubis DU, Juwita D, Robbi YK, Besral. Prevalensi dan determinan sindrom metabolik pada kelompok eksekutif di Jakarta dan Sekitarnya. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Oktober 2011; 6 (2): 85-9.

Martina, Anggra. 2012. Gambaran Tingkat Stres Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Paru Dr. Moehammad Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor (RSPG). Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Keperawatan.

Rivai, Ahmad. 2014. Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Pada Pekerja Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) di Bandar Udara Soekarno-Hatta Jakarta Tahun 2014. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

Sunyoto, Danang. 2013. Teori Kuesioner dan Proses Analisis Data Perilaku Organisasi. CAPS (Center for Academic Publishing Service). Hlm. 42.




DOI: https://doi.org/10.24853/mphj.v1i2.9342

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


MPHJ: Muhammadiyah Public Health Journal

E-ISSN: 2723-4266

----------------------------------------------------------------------------

Diterbitkan oleh

Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cireundeu, Ciputat

Tangerang Selatan, 15419, 
Email:jurnal.mphj@umj.ac.id

----------------------------------------------------------------------------

 


Pengunjung Kami
Powered by Puskom-UMJ