PERLAWANAN OBJEKTIFIKASI PEREMPUAN DALAM KARYA-KARYA UTUY TATANG SONTANI

Vira Feysa Razan, Rosida Erowati

Abstract


Karya sastra merupakan salah satu bentuk media untuk menyampaikan ideologi dan menyebarkan pesan kepada masyarakat, serta sarana yang mampu merefleksikan realitas sosial yang ada, salah satunya berkaitan dengan relasi antara laki-laki dan perempuan. Terdapat konstruksi dominan dalam masyarakat di mana peran laki-laki dan perempuan ditempatkan pada posisi yang berbeda. Perempuan seringkali mendapatkan perlakuan yang berbeda dan mendapatkan pembatasan-pembatasan pada ranah kehidupan tertentu. Ketidaksetaraan perlakuan yang diterima oleh perempuan berakar dari budaya patriarki yang kental dalam masyarakat. Sistem patriarki kerapkali membuat perempuan kehilangan jati dirinya sebagai subjek individu yang utuh dan merdeka. Utuy Tatang Sontani melalui tiga karyanya, Doger, Awal dan Mira, serta Bunga Rumah Makan berusaha melakukan perlawanan objektivitas terhadap perempuan melalui tokoh-tokohnya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat bentuk objektifikasi perempuan yang terepresentasikan melalui dialog antar tokoh, deskripsi tokoh, dan aspek alur peristiwa cerita.

Full Text:

PDF

References


Afneta, A. P. (2018). Komodifikasi Kebertubuhan Perempuan Dalam Wacana Erotika dan Pornografi pada Tayangan Televisi. Jurnal Komunikasi Indonesia. http://www.ijil.ui.ac.id/index.php/jkmi/arti cle/view/8892 American Psychological Association. (2007). Task Force on the Sexualization of Girls. Report of the APA Task Force on the Sexualization of Girls, 72. http://www.apa.org/pi/women/programs/g irls/report-full.pdf%0ACopyright Benedicta, G. (2011). Dinamika Tubuh Perempuan Antara Kuasa Negoisasi atas Tubuh dalam MASYARAKAT. Sosiologi, 16(No. 2), 145. Berger, J. (n.d.). Berger_John_Ways_of_Seeing.pdf. Calogero, R. M. (2012). Objectification theory, self-objectification, and body image. In Encyclopedia of Body Image and Human Appearance (Vol. 2). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-12- 384925-0.00091-2 Fakhrunnisa, R., Rahayu, L. M., & Adji, M. (2019). Subjektivitas Perempuan: Pekerja Seks dalam Tiga Karya Utuy Tatang Sontani. Metahumaniora, 9(1), 87. https://doi.org/10.24198/mh.v9i1.22872 Langton, R. (2009). Sexual solipsism: Philosophical essays on pornography and objectification. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en%5 C&lr=%5C&id=NITDAAAQBAJ%5C&oi=fnd%5C&pg=P R5%5C&dq=%22langton+rae%22+sexual %5C&ots=Ennmf0cd2G%5C&sig=dIUD Ueu391sYgR9M_3QzTCZcW1Q Pranowo, Y. (2016). Transendensi Dalam Pemikiran Simone de Beauvoir dan Emmanuel Levinas. Melintas. https://journal.unpar.ac.id/index.php/melin tas/article/view/1926 Rosidi, A. (2010). Mengenang Hidup Orang Lain Sejumlah Obituari (1st ed.). Kepustakaan Populer Gramedia. Santoso, L. (2015). Epistemologi Kiri (1st ed.). Ar-Ruzz Media. Saptandari, P. (2013). Beberapa Pemikiran tentang Perempuan dalam Tubuh dan Eksistensi. Surabaya: BioKultur, 2(1), 53– 71. http://journal.unair.ac.id/BK@beberapapemikiran-tentang-perempuan-dalamarticle-6247-media-133-category-8.html Sontani, U. T. (1954). Bunga Rumah Makan. Diketik ulang dari Naskah Terbitan …. Sontani, U. T. (2002). Menuju kamar durhaka: kumpulan cerpen. Dunia Pustaka Jaya. Sontani, U. T. (2014). Awal dan Mira: drama satu babak. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en%5 C&lr=%5C&id=e7- lDwAAQBAJ%5C&oi=fnd%5C&pg=PA 5%5C&dq=utuy+awal%5C&ots=fXEFVi dY8P%5C&sig=Jp6WritixLzmw2HW5M yYVq9MhLo Supartono, A. (2001). Rajawali Berlumur Darah: Karya-Karya Eksil Utuy Tatang Sontani. Kalam Jurnal Kebudayaan. SUSILOWATI, E. Z. (2019). Resistensi Perempuan Dalam Kumpulan Cerita Tandak Karya Royyan Julian (Teori Resistensi-James C. Scott). BAPALA.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by Puskom-UMJ