Dampak Penerapan PSAK 108 Pada Strategi Meningkatkan Solvabilitas Perusahaan Asuransi Syariah (Study kasus di PT. Asuransi Takaful Umum)

R. Melda Maesarach

Abstract


Perkembangan perusahaan asuransi syariah saat ini harus pula disertai dengan perkembangan penerapan perlakuan transaksi akuntansi sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini menjadi sangat vital, karena pada industri seperti asuransi syariah adalah proses membangun kepercayaan masyarakat yang mana dapat menjadi kunci sukses dalam pengembangan asurasni syariah ke depan. Sehingga asuransi syariah harus dapat menyajikan informasi yang cukup, dapat dipercaya dan relevan serta transparansi laporan keuangan yang sesuai dengan syariah menjadi syarat utama dalam membangun kepercayan tersebut. Dengan diberlakukannya penerapan PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) no. 108 oleh Ikatan Akuntan Indoneisa yang mengatur tentang Transaksi Akuntansi Asuransi Syariah, entitas Asuransi Syariah harus memisahkan pencatatan Dana Peserta dan Dana Perusahaan. Sehingga dampaknya Perusahaan Asuransi harus menghitung tingkat Kesehatan Keuangan/solvabilitas  hanya dari dana peserta/dana tabarru’ sedangkan dana pengelola akan diukur kesehatannya dalam kemampuannya memberikan qardh jika dana tabarru’ mengalami defisit. Hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Keuangan No.11/PMK.010/2011 tentang Kesehatan Keuangan Usaha Asuransi dan Usaha Reasuransi dengan Prinsip Syariah. Dalam peraturan tersebut, perusahaan asuransi umum syariah harus melakukan dan menjaga kesehatan keuangan  dalam hal tingkat dana tabarru' sesuai ketentuan minimum tingkat solvabilitas yang persyaratkan dari dana yang diperlukan untuk mengantisipasi risiko kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari deviasi dalam pengelolaan kekayaan dan/kewajiban. Untuk memenuhi ketentuan tersebut industri Asuransi harus memiliki strategi dalam menjaga dan menaikan solvabilitas tabarru’ tersebut. Dengan terpenuhinya solvabilitas minimum tersebut perusahaan asuransi akan mendapat kepercayaan dari peserta bahwa dana tabarru’ mampu dalam memenuhi semua risiko kerugian peserta yang mungkin terjadi. 


Keywords


Asuransi Syariah; tabarru’; solvabilitas; strategi

Full Text:

PDF

References


Al Qur’anul Karim dan Terjemahannya (1989). Jakarta : Depag

Anggraeni, Dara D, 2009, Dampak Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 108 pada strategi investasi PT. Asuransi Takaful Umum, Tesis, Program Studi Timur Tengah dan Islam Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia

Billah, MM. 2001. Principles & Practices of Takaful and Insurance compared, Kuala Lumpur . IIUM Press

Butsic, RB. 1994. Solvency Measurement for property LiabilityRisk Based Capital Applications, The Journal of Risk and Insurance vol 61, no. 4, 656-690`

Asuransi Takaful Umum, PT, 2012, Entushiasm & Sustainable Growth-Annual Report, Jakarta

Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul Jannah, (2001) Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi, Jakarta : Rajawali Pers

Charlene Lee, RBC for Takaful, Differences from Conventional, impact and Opportunities, Kuala Lumpur Malaysia, 16th East Asian Actuarial Conference.

Consuello G Sevilla dkk (1993), Pengantar Metode Penelitian, Jakarta : UI-Press

Creswell John W, (2009), Research Design; Qualitative, Quantitative and mixed methods Approaches, University of Nebraska –Lincoln, USA, Sage Publication

Dewan Syari’ah Nasional MUI, Fatwa DSN MUI, www.mui.or.id

Dewan Standar Akuntansi Akuntansi Keuangan IAI, ((2009) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 108, Jakarta, IAI

Ghani Abdul, & Arianty Erny (2007). Akuntansi Asuransi Syariah Antara Teori dan Praktek. Jakarta : INSCO Consulting

Ikatan Akuntan Indonesia, 2009, Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan, PSAK 108: Akuntansi Transaksi Asuransi Syariah.

Isfandayani, 2004, Strategi investasi syariah pada PT. Asuransi Takaful Keluarga, Tesis, Program Studi Timur Tengah dan Islam Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia

Islamic Financial Service Board (IFSB), 2010, Standard on Solvency Requirements for Takaful (Islamis Insurance( Undertakings), www.ifsb.org

Ikatan Akuntan Indonesia Ikatan Akuntan Indonesia, 2014, Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan, PSAK 101: Penyajian Laporan Keuangan Syariah.

Iqbal Muhaimin (2005), Asuransi Umum Syariah Dalam Praktik, Upaya menghilangkan Gharar, Maisir, dan Riba, Jakarta : Gema Insani

Haris Herdiansyah (2010), Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta : Salemba Humanika

Majumdar, C, 2007. Dynamic Finacial Analysis as The Untrodden Path

for Company Risk Measurement Under Solvency II, www. Actuaries.org, 12 Agustus 2008

Melda Maesarach, 2014, Strategi Meningkatkan RBC PT. Asuransi Takaful Umum dalam memenuhi target minimal 30% pada Desember 2014, Building Operational Excellent Through Performance Culture for Assesment PT. Asuransi Takaful Umum.

Nurhayati Sri, & Wasilah (2008) Akuntansi Syariah di Indonesia. Jakarta : Salemba Empat

Onagun Abdussalam Ismail, Solvency of Takaful Fund, Journal Otoritas Jasa Keuangan, www.ojk.go.id

Peraturan Ketua Bapepam-LK No. Per 02/BL/2009 tentang Pedoman Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Dana Tabarru’ Asuransi dan Dana Tabarru’ Reasuransi

Peraturan Menteri Keuangan RI No. 18/PMK.010/2010 tentang Penerapan Prinsip Dasar Penyelenggaraan Usaha Asuransi dan Usaha Reasuransi dengan Prinsi Syariah

Peraturan Menteri Keuangan RI No. 11/PMK.10/2011 Tentang Kesehatan Keuangan Usaha Asuransi dan Usaha Reasuransi dengan Prinsip Syariah.

Puspitasari, Novi, 2010. Model Komposisi Tabarru’ dan Ujrah pada Bisnis Asuransi Umum Syariah di Indonesia (Studi kasus pada PT. Asuransi Takaful Umum dengan pendekatan Mixed Methods. Disertasi Doktor, Universitas Brawijaya Malang

Rivai, Veithzal. Permata, Arifiandy V. Haque, Marissa (2011) Islamic Transaction Law in Businesss, dari Teori ke Praktik. Jakarta : Bumi Aksara

Rudiatin, E., & Ramadhan, A. I. (2018). Kekuatan Moral Dan Budaya, Mendukung Perekonomian Indonesia: Sebuah Gambaran Usaha Kecil Dan Menengah. BASKARA Journal of Business & Entrepreneurship, 1(1), 21-34.

Sensi, Ludovicus. Memahami Akuntansi Asuransi Kerugian ; Accounting for General Insurance . Jakarta : PT. Prima Mitra Edukarya, 2006

Sugiyono, 2014, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung.

Sumanto, Agus Edi, et al, ed (2009). Solusi Berasuransi : Lebih Indah dengan Syariah. Jakarta : Salamadi Pustaka Semesta

Sula, Muhammad Syakir (2004). Asuransi syariah (Life and General) Konsep dan Sistem Operasional. Jakarta : Gema Insani Press

Suryomurti, wiku (2012), Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia, www.wikusuryomurti.com

Triyuwono. Tri (2006) Perspektif, Metodologi, dan Teori Akuntansi Syariah. Jakarta : PT. Raja Grafindo

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian.

Widodo, (2004) Cerdik Menyusun Proposal Penelitian Tesis, Tesis, dan Disertasi, Jakarta : MAGNA Script




DOI: https://doi.org/10.54268/baskara.2.1.21-44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 BASKARA : Journal of Business & Entrepreneurship


BASKARA: Journal of Business and Entrepreneurship
Indexed By:

gs


Copyright of Baskara: Journal of Business and Entrepreneurship (e-ISSN: 2623-0089 ).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


Powered by Puskom-UMJ