FLUKTUASI DAN DISPARITAS HARGA CABAI DI INDONESIA

Dahlia Nauly

Abstract


Harga bahan makanan yang stabil merupakan harapan masyarakat. Cabai termasuk salah satu bahan pangan yang  mempunyai harga sangat berfluktuasi. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi harga antar waktu dan disparitas harga antar wilayah. Data yang digunakan adalah data  harga cabai harian dari Kementerian Perdagangan pada Januari 2010 sampai Desember 2015. Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi fluktuasi harga pada periode tersebut. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada Desember 2014 dan harga terendah terjadi pada bulan Juli - Agustus 2011. Fluktuasi tersebut disebabkan waktu tanam cabai yang sangat dipengaruhi cuaca. Harga cabai merah besar dan cabai merah keriting sudah relatif lebih stabil. Rekomendasi kebijakan yang dapat disampaikan adalah pemerintah perlu mengembangkan penanaman cabai di luar musim (off season), pengaturan penanaman cabai dan mengembangkan kemitraan antara petani dan industri. Selain itu juga mendorong tumbuhnya sentra-sentra produksi cabai di luar Jawa dan menyediakan infrastruktur yang baik untuk distribusi.


Full Text:

PDF

References


Anwarudin, MJ, AL Sayekti, Aditia MK dan Yusdar. 2015. Dinamika Produksi dan Volatilitas Harga Cabai: Antisipasi Strategi dan Kebijakan Pengembangan. Pengem-bangan Inovasi Pertanian 8(1): 33-42.

Badan Pusat Statistik. 2016. Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi Maret 2016. Jakarta.

Badan Pusat Statistik.2016.Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi Januari 2016. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2015. Statistik Indonesia 2015. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2014. Statistik Indonesia 2014. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2012. Statistik Indonesia 2012. Jakarta.

Direktorat Pangan dan Pertanian. 2013. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Bidang Pangan dan Pertanian 2015-2019. Bappenas. Jakarta.

Farid, M dan N.A. Surbekti. 2012. Tinjauan Terhadap Produksi, Konsumsi, Distribusi dan Dinamika Harga Cabai di Indonesia. Bulletin Ilmiah Litbang Perdagangan 6(2):211-233.

Hadiana. 2011. Disparitas Harga Cabai. Makalah disampaikan dalam Knowledge Sharing yang diselenggarakan oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan. Jakarta. 24 mei 2011.

Jubaedah, NS. 2013. Market Integration of Red Chilli Commodity Markets in Indonesia. Thesis. International Institut of Social Studies Erasmus. Netherland.

Kementerian Perdagangan. 2010. Rencana Strategis Kementerian Perdagangan Periode 2010-2014. Kementerian Perdagangan. Jakarta.

Nuryani, Y dan Yudha HN.2012. Variabilitas Harga Telur Ayam ras di Indonesia. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan 6(2):235-252.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. 2015. Buletin Analisis Perkem-bangan Harga: Maret 2015.

Prastowo, N.J., T Yanuarti dan Y. Depari. 2011. Pengaruh Distribusi dalam Pembentukan Harga Komoditas dan Implikasinya terhadap Inflasi. Bank Indonesia. Jakarta.

Walpole. 2000. Pengantar Statistik. Gramedia. Jakarta.

Webb, AJ dan Ivan AK. 2011. Analysis of Price Volatility in the Indonesia Fresh Chilli Market. Proceeding of the Annual Meeting of the International Agricultural Trade Research Consortium, December 11~13, 2011, USA.

http://iatrc.software.umn.edu/activities/annualmeetings/meetings/pdfs2011/2011Dec-AWebb_paper.pdf [1 April 2016].




DOI: https://doi.org/10.24853/jat.1.1.57-70

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright of Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI (e-ISSN:2528-3278, p-ISSN:2528-0201).

   Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Powered by Puskom-UMJ