PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI PADA BERBAGAI FREKUENSI PENYIRAMAN MOL REBUNG

Tri kusumastuti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi pada berbagai frekuensi penyiraman dengan MOL rebung. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas PGRI Yogyakarta pada bulan Maret – Juli 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor yaitu varietas padi yang terdiri dari tiga aras yaitu Ciherang, IR 64 dan Situ Bagendit dan frekuensi penyiraman dengan MOL rebung yang terdiri dari tiga aras yaitu seminggu sekali, 2 minggu sekali dan 3 minggu sekali. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5 % dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan menggunakan uji jarak berganda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Situ Bagendit dengan penyiraman MOL rebung 3 minggu sekali memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.).


Keywords


Padi, Varietas, MOL Rebung

Full Text:

PDF

References


Abdulrachman, dkk. 2004. Respon Padi Tipe Baru Terhadap Variasi Pemupukan NPK. Bahan Seminar: Apresiasi Hasil Penelitian 2003. Pusat Penelitian Tanaman pangan, Bogor. Vol 14.

Anonim, BBPADI, Kementrian Pertanian

Batara. L.N. 2015. Kualitas mikroorganisme lokal (mol) yang Digunakan pada penanaman padi (oryza sativa l.)

Dengan metode system of rice

intensification(sri) organik. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana. IPB.

Gomez, K.A. dan A.A. Gomez, 2007. Prosedur Statistik Untuk Penelitian Pertanian. Edisi Kedua. UI Press. Jakarta.

Luh, B.S. 1991. Rice, Second Edition. Van Nostrand Reinhold. New York.

Makarim A.K., U.S. Nugroho, dan U.G. Kartasasmita, 2000. Teknologi Produksi Padi Sawah. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman pangan, Bogor.

Makarim A.K dan Ikhwani, 2008. Respon Komponen Hasil Padi Terhadap Perlakuan Agronomis

Mubaroq, 2013. Kajian Bionutrient Caf dengan Penambahan Ion Logam terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Padi. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Sumardi, dkk. 2009. Deskripsi dan Identifikasi Ciri-Ciri Kunatitatif Kultivar Padi Gogo Lokal Bengkulu. Akta Agrosia. Hal 137-146.http://repository.unib.ac.id. Diakses pada tangga 10 oktober 2015.

Suprihatno, dkk. 2009. Deskripsi Vareitas Padi. Balai Besar Penelitian Padi, Semarang.

Sutaryo.B dan C. T. Kusumastuti, 2018. Penampilan Hasil Gabah dan Karakter Agronomi Padi Hibrida Di Bantul, Yogyakarta. Savana Cendana (SC). 3 (4):

Suwahyono, Untung dan Tim Penulis. 2014. Cara Cepat Buat Kompos dari Limbah. Jakarta: Penebar Swadaya Hal. 44




DOI: https://doi.org/10.24853/jat.4.2.88-94

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright of Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI (e-ISSN:2528-3278, p-ISSN:2528-0201).

   Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Powered by Puskom-UMJ