HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI SMK ISLAMIYAH CIPUTAT
Abstract
Bullying adalah suatu kondisi dimana terjadi penyalahgunaan kemampuan yang dilakukan oleh individu / kelompok. Perilaku bullying dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, harga diri, norma kelompok, teman sebaya, sekolah, serta media dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying pada siswa di sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif korelatif dengan metode pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner Adolescent Peer Relationship Instrument (APRI), dan kuesioner Parental Authority Quistionare (PAQ) yang selanjutnya dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan responden dengan pola asuh otoriter cenderung menjadi pelaku bullying sebesar 57,1%. Hasil uji statistik yaitu terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying pada siswa di sekolah. (p = 0,000). Berdasarkan penelitian ini sekolah bersama orang tua siswa diharapkan dapat menunjukkan kerjasama yang lebih baik dalam pengawasan kepada siswa / siswinya.
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Ali, Zaidin. (2010). Pengantar keperawatan keluarga. Jakarta: EGC.
American Assosoaciation Odf School Administrator. (2009). Bullying at school and online Education.com Holdings, Inc.
Annisa. (2012). Hubungan Antara Pola Asuh
Ibu Dengan Perilaku Bullying Remaja.
Skripsi S1 Fakultas Ilmu Keperawatan.
Universitas Indonesia. Depok.
Anderson, C. A and Groves, C. (2013).
General aggression model. In M.S Tastn
(ed) Encyclopedia of media Violence. Los
Angeles: Sage
Anggaraningtyas, dkk. (2010). Hubungan antara koping stress dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi pda remaja yang dimoderasi oleh komformitas teman sebaya pada siswa kelas xi SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret
Astuti, Poni Retno. (2008). Meredam Bullying : 3 Cara Efektif Menanggulangi Kekerasan pada anak. Jakarta: Grasindo
Bulu, Yunita, dkk. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying pada remaja awal. Nursing News, vol 4, No.1. Universitas Tribhuwana Tungadewi Malang
Dermawan, Firman. (2018). Hubungan
Bullying dengan Motivasi belajar pada
Remaja di SMP Nurul Ikhsan Jakarta.
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Jakarta (Skripsi)
Djamarah, Syaiful Bahri. (2014). Pola Asuh
Orang Tua dan Komunikasi dalam
Keluarga. Jakarta. Rineka Cipta
Dwairy dkk. (2008). Parenting styles in Arab Socieies: A First Cross Cultual Psychologi. Vol. 37, no.3. May 2006 1-18. Sage Publication
Erika, K. A., Pertiwi, D. A. and Seniwati (2017). Bullying Behavior of Adolescents BasedonGender , Gang, and Family. Jurnal Ners , 12, pp. 126-132
Fathi, Bunda. (2011). Mendidik Anak denan Al-Quran sejak janin. Jakarta : Oasis.
Febriani, Wilda. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku bullying pada Siswa SMKN 1 Padang. Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Fithria. Auli, Rahmi. (2016). Faktor-faktor
yang Berhubungan dengan Perilaku
bullying. Idea Nursing Journal, vol. VII,
No. 3. Fakultas Keperawatan Universitas
Syiah Kuala Banda Aceh.
Harlin, Anastasia Fernanda. (2019). Pengaruh Tipe Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Perundungan pada Remaja di Sekolah Homogen. Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (Skripsi).
Hayes, C., Kelly, D,. Taut, C,. & Nixon, E., (2018). Health care utilisation by bullying victims:a crosssectional study of a 9-year-old Cohorin. Ireland.
Hazalden Foundation. (2007). Bullying frequently asked question. Olweus bullying prevention program.
Hurlock, Elizabeth B. (2005). Perkembangan Anak Jilid I. edisi keenam. Ahli bahasa :Tjandrasa & Zakarsih. Jakarta: Erlanga.
Hurlock, E (2011). Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlanga
Husaini, Ari Nur. (2013). Hubungan antara persepsi jenis pola asuh orang tua terhadap risiko perilaku bullying siswa di SMA Triguna Utama Ciputat. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Jakarta. (Skripsi).
Irel, Isabela R. (2017). Hubungan sense of self dengan kecenderunan perilaku bullying pada Siswa SMA di Jakarta. Jurnal Psikodimensia, vol 16, No. 1. (91-106).
Kumparan. (2018). Problematika batas usia dewasa di Indonesia. Diakses tanggal 29
Maret 2020. Website: https://kumparan.com/larassusanti/proble matika-batas-usia-dewasa-di-indonesia-1537861534257370573/full
Leyera, S. T., Samara, M. Wolke, D (2013). Parenting behaviorand the risk of becoming a victim and a bully/victims : a meta analysis study, Journal of Child Abuse and Neglect, pp.1091-1108.Doi: 10.1016/j.chaiabu.2013.03.001
Notoatmodjo, Soekidjo. (2006). Metodelogi
Penelitian Kesehatan. Edisi revisi.
Jakarta: Rineka Cipta
Nurhamzah, W., Mauren, A and Wiguna, T (2013). Gambaran Bullying dan Hubungannya dengan Masalah Emosi dan Perilaku pada Anak Sekolah Dasar. 15, pp. 174 – 180.
Nurhayati, dkk. Tipe Pola Asuh Orang Tua yang Berhubungan dengan Perilaku bullying di SMA Kabupaten Semarang.
Nursalam. (2008). Konsep & Penerapan
Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan
: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika
Okezone (2019). Di-bully senior. Diakses pada tanggal 4 april 2020 website : https://megapolitan.okezone.com/read/20 19/08/02/338/2086916/di-bully-senior-13-siswi-smkn-7-tangsel-ditampar-hingga-dipaksa-duel
O’conell. R. (2003). A typology of child cyberesploitation and online grooming
practice. University of Central Lansachine.
Purnama, Bagus Adi. (2017). Hubungan
Antara Pola Asuh Otoriter dengan
Perilaku Bullying Pada Siswa SMPN 24
Surakarta. Fakultas Psikologi Universitas
Muhammadiyah Surakarta (Skripsi)
Putri, Ayu Tria K. (2018). Hubungan Pola Asuh Orang tua & Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku bullying di Sekolah pada Remaja. Fakultas Keperawatan Universitas Airlanga (Skripsi) Quiroz, Hilda Clarise. (2006). “Bullying in school : fighting the bully battle”. National School; Safety Center.
Ramadia, Arya, Putri R.K. (2019). Analisis pola asuh orang tua terhadap kejadian perilaku bullying remaja di SMKN Kota Bukittinggi, vol XIII, no. 3. Menara Ilmu.
Saifullah. F. (2016). Hubungan antara Konsep diri dengan Bullying pada siswa-siswi SMP (SMP negeri 16 Samarinda) 4(2): 200-214. 247-2674.
Santrock, Jhon W. (2002). Life-Span Development. New York: McGraw-Hill
Santrock, Jhon W. (2007). Remaja jilid 2.
Jakarta: Erlangga
Sarwono, S.W. (2012). Psikologi Remaja,
edisi revisi. Jakarta : PT Raja Grafindo
Persada
Sarwono. S.W & Eko A. Meirnano. (2009).
Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba
Humanika
Savi, D. N. and Soeharto, N.E.D.T. (2015). Hubungan Pola Asuh Otoriter Orang tua dengan Bullying di Sekolah pada Siswa SMP. Indigenous, 13, pp, 29-38
Soetjiningsih. (2004). Tumbuh kembang remaja & permasalahannya. Jakarta: Sagung Seto.
Sudarsono. (2012). Kenakalan remaja.
Jakarta: Rineka Cipta.
Vanderbilt, D. and Augustyn, M. (2010). The effect of bullying,journal of pediatrics and child health.
Vincent N. Parillo, (2008). Encylopedia of
social problems. New York: Sage
Wong, dkk. (2002). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong. Edisi 6, volume 1. Jakarta: EGC.
Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA).
(2008). Bullying mengatasi kekerasan di
sekolah dan lingkungan sekitar anak.
Jakarta: Grasindo.
Yazdani , S . and Daryei, G (2016). Parenting style and psychososocial adjustment of gifted and normal adolecents. Journal of pacific sciene review B: humanities and social science, 2
DOI: https://doi.org/10.24853/ijnsp.v4i1.31-40
Refbacks
- There are currently no refbacks.