PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS

Jayanti Rahmadina Pratiwi, Erwan Setiyono, Iyar Siswandi

Abstract


Osteoartritis adanya degenerasi kartilago, pembentukan tulang baru pada bagian pinggir sendi dan penurunan fungsi akibat penuaan. Salah satu tanda dan gejala pada osteoartritis yaitu nyeri sendi. Latihan ROM merupakan intervensi non farmakologi yang memberi dampak meringankan nyeri dan meningkatkan fleksibilitas sesuai batas gerak klien sendiri, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan metabolisme cairan sendi sinovial yang akan memberikan nutrisi pada tulang rawan sehingga nyeri dapat berkurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan range of motion terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia dengan osteoartritis di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budhi Dharma Bekasi. Penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Hasil perhitungan sampel sebanyak 15 responden menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti didapatkan hasil analisis nilai mean nyeri osteoartritis yang dialami responden sebelum melakukan Latihan ROM adalah 3.40 dan hasil nilai mean setelah melakukan Latihan ROM 2.47. Dari hasil uji statistic dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai mean yang bermakna antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Latihan ROM. Berdasarkan hasil uji paired sampel t-test didapatkan nilai p Value 0.001 (p < 0.05) yang artinya ada pengaruh antara Latihan ROM terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia dengan osteoartritis. Saran dari peneliti yaitu latihan ROM sebagai bahan masukan untuk menetapkan strategi menjadikan standar operasional prosedur dalam penanganan nyeri osteoartritis yang dilakukan 2 kali dalam sehari pada pagi dan sore hari pada lansia dengan osteoartritis.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Andarmoyo, Sulistyo. 2013. Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Ambardini, R.L. 2013. Peran Latihan Fisik dalam Manajemen Terpadu Osteoartritis (diakses 10 Maret 2020)

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Penduduk Lanjut Usia 2019. Subdirektorat Statistik Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial: Jakarta (diakses 12 Maret 2020).

Bell, Petrus.A. 2014. Pengaruh Latihan Range Of Motion terhadap intensitas nyeri lutut pada lansia yang mengalami osteoartritis. Doctoral Dissertation, Widya

Mandala Caholic University Surabaya (diakses 12 Maret 2020)

Firmansyah, Dedi, Edy Suprayitno. 2018. Pengaruh Latihan Gerak Sendi Lutut Terhadap Nyeri Sendi Lutut Pada Lansia Yang Mengalami Osteoartritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Pengasih I Kulon Progo Yogyakarta (diakses 5 Maret 2020).

Hannan, Mujib. 2016. Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) Terhadap Perubahan Skala Nyeri Pada Lansia Dengan Osteoartritis Di Posyandu Lansia Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Vol.1 No.2 November 2016 (diakses 5 Maret 2020).

Helmi, Zairin N. 2012. Buku Ajar Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A Aziz Alimul. 2010. Riset keperawatan dan teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.

Kementerian Kesehatan RI. 2018. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar 2018. Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: Jakarta (diakses tanggal 7 Maret 2020).

Kementerian Kesehatan RI. 2016. Info DATIN Pusat Data dan Informa

Wijaya, Sandy. 2018. Osteoartritis Lutut. RS Tk.IV Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur. Vol.45 No.6 Tahun 2018 (diakses 6 Maret 2020.




DOI: https://doi.org/10.24853/ijnsp.v4i1.49-56

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by Puskom-UMJ