PERBEDAAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN DAN JUS BELIMBING TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGUN JAYA KECAMATAN TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI

Retno Anisah

Abstract


Latar belakang Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya hipertensi diperlukan penatalaksanaan yang tepat yaitu dengan cara farmakologis dan nonfarmakologis. DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertennsion) merekomendasikan pasien hipertensi untuk mengkonsumsi buah, sayur, dan minum air yang cukup. Salah satu terapi nonfarmakologis adalah dengan mengkonsumsi jus belimbing manis dan mentimunn yang mengandung kalium, magnesium, dan mineral yang mempunyai efek terhadap penurunan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pemberian jus belimbing dan jus mentimun terhadap tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2019. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi eksperimental dengan pre and post two groups dengan sampel penelitian berjumlah 20 pasien hipertensi berusia >40 tahun yang terbagi menjadi 2 kelompok. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan spygnomanometer dan stetoskop. Data dianalisis melalui dua tahap yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan Uji T Paired. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan uji t dependen menyatakan bahwa ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi jus belimbing dan jus mentimun dengan nilai p (0,000) < α (0,05). Kesimpulan bahwa ada perbedaan pemberian jus belimbing dan jus mentimun terhadap tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kata Kunci : Hipertensi, Belimbing manis, Mentimun

Full Text:

PDF

References


Ad, M. (2019, November 04). Belimbing; Penjelasan, Klasifikasi, kandungan gizi, Manfaat serta Jenis Belimbing. Diambil kembali dari Fauna dan Flora: https://www.faunadanflora.com/penjelas an-klasifikasi-kandungan-gizi-manfaat- serta-jenis-jenis-belimbing/

Adi, L. T. (2008). Tanaman Obat dan Jus Untuk Mengatasi Penyakit Jantung, Hipertensi, Kolesterol, dan Stroke. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Anggraini, P., Rusdi, & Ilyas, E. I. (2016). Kadar Na+, K+,Cl-, dan Kalsium Total Serum Darah Serta Hubungannya Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Biologi UNJ Press.

Artalesi, E. (2011). Efektifitas Terapi Jus Buah Belimbing Manis (Averrhoe Carambola Linn) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Hipertensi Primer. Jurnal Artalesi.

Arza, P. A., & Irawan, A. (2018). Pengaruh Pemberian Jus Averrhoa Carambola Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Kesehatan.

Asikin, M., Nuralamsyah, M., & Susaldi. (2016). Keperawatan Medikal Bedah Sistem Kardiovaskular. Jakarta: Erlangga.

Aspiani, R. Y. (2015). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Kardiovaskular Aplikasi NIC & NOC. Jakarta: EGC.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Diambil kembali dari Riset Kesehatan Dasar: http://depkes.go.id/downloads/riskesdas2013/hasil%20Riskesdas%202013.pdf

Bangun, A. V., & Ahmad, L. N. (2014). Pengaruh terapi Jus Belimbing Manis (Averhoa carambola Linn) Terhadap Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Citereup Kota Cimahi.

Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawata Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Jakarta: Salemba Medika.

Braverman, E. R., & Braverman, D. (2006). Penyakit Jantung dan Penyembuhannya Secara Alami. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Brunner, & Suddarth. (2014). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (8 ed., Vol. 2). (S. C. Smeltzer, B. G. Bare, Penyunt., & A. Waluyo, Penerj.) Jakarta: EGC.

Budiana, N. S. (2013). Buah Ajaib Tumpas Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya.

Chaturvedi, M., Saurabh, J., & Rajeev, K. (2009). Lifestyle Modification In Hypertension In the Indian Context.

Gardner, F. S. (2007). Panduan Sehat Mengatasi Tekanan Darah Tinggi. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Gangwich, et.al (2006). Short Sleep Duration As A Risk Factor For Hypertension Analysis Of The First National Health And Nutrition Examination Survey. American Heart Association: Greenville Avenue Dallas.

Hastono, S. (2007). Analisis Data Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hastono, S. P., & Sahri, L. (2010). Statistik Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers.

Hendrayani, C. (2009). Hubungan Rasio Asupan Natrium;Kalium dengan Hipertensi Pada Usia Wanita 25-45 Tahun di Kompleks Perhubungan Surakarta.

Hidayat, A. A. (2007). Metodelogi Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data Edisi 1. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A. A., & Uliyah, M. (2014). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Edisi 2 Buku 1. Jakarta: Salemba Medika.

Ibrahim, G. (2018). 109 Jus Untuk Terapi. Jakarta: Penerbitan Sarana Bobo.

Indonesia, K. K. (2012). Diambil kembali dari gizi.depkes.go.id/download/Pedoman%2 0Gizi/Obesitas.pdf

Jain, R. (2011). Pengobatan Alternatif untuk Mengatasi Tekanan Darah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kharisna, D., Dewi, W. N., & Lestari, W. (2012). Efektifitas Konsumsi Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Ners Indonesia.

Khomsan. (2009). Rahasia Sehat dengan Makanan Berkhasiat. Jakarta: Kompas.

Kusnul, Z., & Munir, Z. (2012). Efek Pemberian Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah. Prosiding Seminas.

L, F., & Waas. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Puskesmas Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Muniroh, L., Wirjatmadi, B., & Kuntoro. (2010). Pengaruh Pemberian Jus Buah Belimbing dan Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Penderita Hipertensi. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Mursito, B. (2006). Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Jantung. Jakarta: Penebar Swadaya.

Murtie, A. (2017). Jus Ampuh Buah & Sayur Basmi Berbagai Penyakit. Yogyakarta: Katahati.

Muttaqin, A. (2014). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika.

Nathalia, V. (2017). Pengaruh Pemberian Jus Buah Belimbing Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Panti Jompo. 201-216.

Noormindhawati, L., & Wahyu, F. (2016). Jus Sehat untuk Sembuhkan Berbagai Penyakit. Jakarta: Dua Media.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Nugraheni. (2016). Raja Obat Alami: Mentimun Khasiat A-Z Seri Apotik Dapur. Yogyakarta: ANDI.

Nursalam. (2017). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Oktaviani, S. (2015). Miracle Juices; Penggempur Kolesterol, Penyakit Jantung Koroner, dan Stroke. Jakarta: FMedia.

Oktavianus, & Sari, F. S. (2014). Asuhan Keperawatan Pada Sistem Kardiovaskuler Dewasa. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Organization, W. H. (2018). Noncommunicable Disease Country Profile. World Health Organization.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2019, September 23). Diambil kembali dari Penduduk - Pemerintah Provinsi Jawa Barat: https://jabarprov.go.id/index.php/pages/i d/75

Potter, & Perry. (2010). Fundamental Keperawatan (2 ed.). Jakarta: EGC.

Putra, W. S. (2017). 68 Buah Ajaib Penangkal Penyakit. Yogyakarta: Katahati.

Rayhani. (2013). Hubungan Jenis Kelamin dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkinang.

Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Soenardi, T. (2014). Mengangkat Gizi & Kuliner Makanan Rumah Sakit. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Universitas Indonesia, F. (2017). Gangguan Keseimbangan Air-Elektrolit dan Asam- Basa; Fisiologi, patofisiologi, dan tatalaksana. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.

Waspadji, S., & Suyono, S. (2013). Menyusun Diet Berbagai Penyakit. Jakarta: FKUI.

Whelton, P. K., Karey, R. M., Aronow, W. S., Casey Jr, D. E., & Gidding, S. (2017). 2017 ACC/AHA/AAPA/ABC/ACPM/AGS/A PhA/ASH/ASPC/NMA/PCNA Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation, and Management of High Blood Pressure in Adults. 2017 High Blood Pressure Clinical Practice Guideline, 5-36.

Wibowo, M. A. (2010). Pengaruh Pemberian Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Penderita Hipertensi Esensal pada Lansia Di PSTW Budi Luhur Yogyakarta

Widjaya, N., & Anwar, F. (2018). Hubungan Usia dengan Kejadian Hipertensi di Kecamatan Kresek dan Tegal Angus, Kabupaten Tangerang. Jurnal Kedokteran Yarsi, 131-138.

Widyanto, F. C., & Triwibowo, C. (2013). Trend Disease Trend Penyakit Saat Ini. Jakarta: Trans Info Media.

Wijayakusuma, H., & Dalimartha, S. (2006). Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Darah Tinggi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Wiryowidagdo, S., & Sitanggang, M. (2002). Tanaman Obat untuk Penyakit Jantung, Darah Tinggi, dan Kolesterol. Jakarta: Agromedia Pustaka.

World Health Organization Regional Office for South East Asia. (2019, September 30). Diambil kembali dari Health topics: http://www.searo.who.int/topics/hyperte nsion/en/

UPTD Puskesmas Mangun Jaya. (2019). Daftar 10 Penyakit Terbesar. Naskah Tidak Dipublikasikan.

Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. (2017). Info Data Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI Hipertensi. Diunduh melalui situs http://www.depkes.go.id/download.php? file=download/pusdatin/infodatin/infoda tin-hipertensi.pdf Pada tanggal 23 September 2019 Pukul 11.00

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Diunduh melalui situs http://www.depkes.go.id/resources/down load/info- terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20 Riskesdas%202018.pdf Pada tanggal 23 September 2019 Pukul 11.00

Dinas Kesehatan Jawa Barat. (2017). Profil Kesehatan Dasar. Diunduh melalui situs http://www.diskes.jabarprov.go.id Pada tanggal 23 September 2019 Pukul 11.00




DOI: https://doi.org/10.24853/ijnsp.v3i2.91-101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by Puskom-UMJ