ANALISA KELAYAKAN LIMBAH KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS UNTUK CAMPURAN ASPAL BETON DITINJAU DARI NILAI STABILITAS MARSHALL

Swasti Arliningtyas, Nadia Nadia

Abstract


Aspal beton merupakan campuran merata antara agregat dan aspal sebagai bahan pengikat. Untuk mengeringkan agregat dan mendapatkan tingkat kecairan yang cukup dari aspal sehingga diperoleh kemudahan untuk mencampurnya, maka kedua material harus dipanaskan dulu sebelum dicampur. Limbah keramik dapat dipertimbangkan sebagai agregat alternatif dalam campuran aspal beton. Limbah keramik akan dihaluskan hingga memenuhi standar diameter butir agregat halus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kelayakan limbah keramik sebagai pengganti agregat halus ditinjau dari nilai stabilitas Marshall pada campuran aspal beton. Penelitian menggunakan metode pengujian Marshall. Pengujian Marshall dimaksudkan untuk menentukan ketahan (stabilitas) terhadap kelelehan plastis (flow) dari campuran aspal dan agregat. Campuran aspal beton menggunakan variasi agregat halus pasir (100%), agregat halus limbah pecahan keramik (100%) dan agregat halus pasir (50%) dicampur dengan limbah pecahan keramik (50%). Campuran aspal beton yang menghasilkan nilai stabilitas Marshall terbaik adalah campuran dengan variasi agregat halus pasir (50%) dicampur dengan limbah pecahan keramik (50%), yaitu dengan rata-rata 824.63 kg. Sedangkan campuran aspal beton yang menghasilkan nilai stabilitas Marshall paling rendah adalah campuran dengan variasi agregat halus limbah pecahan keramik (100%), yaitu dengan rata-rata 792.38 kg. Campuran aspal beton dengan variasi agregat  halus  pasir  (100%)  menghasilkan  nilai  rata-rata  stabilitas  Marshall 805.97 kg.

 

Kata kunci : limbah pecahan keramik, aspal beton, stabilitas Marshall.



DOI: https://doi.org/10.24853/jk.8.1.47-59

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


site
stats View My Stats

____________________________________________________________________

Indexing Jurnal:

    

Powered by Puskom-UMJ