Pengaruh Faktor Pemangku Kepentingan, Manajemen Pelaksanaan terhadap Kinerja Pekerjaan Elevated pada Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Adillah Akbar, Budi Susetyo, Agus Suroso

Abstract


Salah satu bentuk pembangunan nasional adalah pembangunan sektor infrastruktur. Pada tataran politik, kereta cepat merupakan salah satu bentuk modernisasi di Indonesia yang memperkuat peran perkeretaapian sebagai angkutan umum di perkotaan dan lalu lintas antar kota. Jalur kereta api berkecepatan tinggi ini terdiri dari elevated, tunnel dan subgrade. Selama pelaksanaan proyek konstruksi banyak terjadi keterlambatan pelaksanaan, salah satunya adalah pekerjaan elevated. Survei dilakukan dengan metodologi survei terhadap 44 (empat puluh empat) responden, menggunakan instrumen tanya jawab kepada responden untuk mengidentifikasi faktor pemangku kepentingan dan dampak manajemen implementasi terhadap kinerja waktu dan dampak biaya proyek konstruksi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan metode Relative Importance Index (RII) dan SPSS. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa variabel yang paling dominan adalah pemangku kepentingan. Main faktor paling dominan adalah owner, sedangkan sub faktor paling dominan yang berpengaruh menjadi kendala kinerja pekerjaan elevated, yaitu terdapat perubahan design pada saat pelaksanaan proyek.

Keywords


Proyek, Infrastruktur, Kereta Cepat, Elevated, SPSS, RII

Full Text:

PDF

References


Asiyanto. 2005. Construction Project Cost Management. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.

Caesario, Emanuel. 2016. Kereta Cepat: Kawasan TOD, KCIC Identifikasi Lahan di Empat Titik. https://industri.bisnis.com/read/20160203/98/515700/kereta-cepat-kawasan tod-kcic-identifikasi-lahan-di-empat-titik. (Diakses tanggal 27 Februari 2021).

Citra, Zel dkk. 2018. Optimasi Kinerja Proyek Dengan Penerapan Metode Crashing Dan Linear Programming Pada Proyek Bulk Godown. Jurnal Rekayasa Sipil. Universitas Mercu Buana 7(2),106, https://doi.org/10.22441/jrs.2018.v07.i2.05.

Ervianto, I.W. 2005. Manajemen Proyek Konstruksi. Edisi Revisi. Penerbit. Andi. Yogyakarta.

Hardjomuljadi, S. (2009), Strategi Pra Kontrak Untuk Mengurangi Dampak Klaim Konstruksi Pada Proyek Pusat Listrik Tenaga Air Di Indonesia, Disertasi, Universitas Tarumanagara.

Hardjomuljadi, S. (2014), “Factor Analysis on Causal of Construction Claims and Disputes in Indonesia (with reference to the construction of hydroelectric power project in Indonesia)”, International Journal of Applied Engineering Research, ISSN 0973-4562, Volume 9, November 22, pp. 12421-12445.

Montgomery, J.M. 1985. “Water Treatment Principles and Design”. A Wiley-Interscience Publication. Jhon Wiley & Sons Inc. New York.

Soeharto, Iman. 1999. Manajemen Proyek: Dari Konseptual Sampai Operasional. Jilid 1. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Soehendradjati, RJB., 1987. Draft kuliah : Manajemen Kontruksi. Jurusan Teknik Sipil, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sonata, H., 2017. Kajian Lingkungan Perbaikan Geometrik Melalui Pembangunan Jalan Layang Sitinjau Laut Panorama I. Jurnal Teknik Sipil ITP, Volume 4 No. 1, Januari 2017.




DOI: https://doi.org/10.24853/jk.14.2.19-33

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Konstruksia Indexing By:

    


Copyright of Jurnal Konstruksia (e-ISSN:2443-308X, p-ISSN:2086-7352).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ