ANALISIS PENGARUH BETON DENGAN BAHAN ADMIXTURE NAPHTALENE DAN POLYCARBOXILATE TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL

Nadia Nadia, Seti Aprilianti

Abstract


Penggunaan Beton sebagai bahan bangunan semakin meningkat, karena sifatnya yang mudah
dibentuk dan memiliki kuat tekan yang tinggi. Masalah yang sangat berpengaruh pada beton adalah adanya
porositas yang dapat menyebabkan turunnya kuat tekan beton. Porositas sangat dipengaruhi oleh besarnya
nilai faktor air semen (fas). Agarporositas kecil, diperlukan fas yang rendah. Untuk menghasilkan beton dengan
fas rendah namun tetap mudah dikerjakan, dibutuhkan bahan tambah, salah satunya adalah menggunakan
admixture superplasticizer. Dalam penelitian ini dianalisa kuat tekan beton yang dihasilkan dengan
menggunakan superplasticizer type Napthalene dan Polycarboxilate dibandingkan dengan beton normal tanpa
menggunakan admixture. Target mutu beton rencana adalah 35 MPa, dosis admixture yang digunakan sebesar
1% dari berat semen, dan target slum adalah 12  2 cm. Hasil penelitian didapatkan bahwa kuat tekan beton
normal tanpa admixture adalah sebesar 40,2 MPa, kuat tekan Beton + Napthalene sebesar 43,13 MPa dan kuat
tekan Beton + Polycarboxilate sebesar 64,99 MPa. Superplasticizer jenis Napthalene mampu mengurangi air
sebesar 24,88 %, sedangkan jenis Polycarboxilate dapat mengurangi air sebesar 40,98 %. Dengan kemampuan
mengurangi penggunaan air yang lebih tinggi, campuran beton dengan bahan tambah Polycarboxilate mampu
menghasilkan kuat tekan beton yang lebih tinggi dibandingkan dengan Napthalene.
Kata Kunci: Napthalene, Polycarboxilate, superplasticizer, beton normal




DOI: https://doi.org/10.24853/jk.3.2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Konstruksia Indexing By:

    


Copyright of Jurnal Konstruksia (e-ISSN:2443-308X, p-ISSN:2086-7352).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ