STABILITAS DAN DEFORMASI LERENG VILLA SEKEQ GRUPUK DENGAN SIMULASI NUMERIS

Sukandi Sukandi, Ni Putu Ety Lismaya Dewi

Abstract


Perkembangan pariwisata di pulau Lombok semakin meningkat seiring dengan di kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, sehingga banyak dibangun tempat penginapan baik itu hotel maupun villa. Salah satu daerah wisata yang sedang berkembang disekitar KEK yaitu daerah Grupuk. Salah satu kasus gerakan massa tanah, yaitu bangunan Vila Sekeq yang berada di lereng perbukitan dengan kemiringan lereng berkisar antara 60° - 75° yang telah mengalami gejala geologi. Untuk mencegah potensi terjadinya longsoran di lereng Vila Sekeq, maka perlu dilakukan suatu analisis terhadap stabilitas dan deformasinya. Metode yang digunakan yaitu melakukan kajian data laboratorium dan data lapangan hasil bore log untuk mendapatkan karakteristik tanah dan batuan. Selanjutnya, data laboratorium dan data lapangan digunakan sebagai parameter input dalam simulasi numeris dengan Plaxis. Simulasi dilakukan dengan idealisasi 2D pada kondisi plane strain dan menggunakan model Mohr-Coulomb untuk tanah dasar. Dinding penahan bore pile yang memanjang dikaki lereng dengan materialnya di dekati model linear elastic. Simulasi numeris dilakukan dalam kondisi sebelum ada villa, kondisi lereng eksisting dan kondisi lereng setelah pemasangan bore pile. Model geometri dan perlapisan bawah permukaan berdasarkan stratigrafi perlapisan tanah hasil penyelidikan geoteknik yang terdiri dari lanau pasiran, pasir lanauan, lanau pasiran dan breksi gampingn. Simulasi numeris dengan Plaxis menunjukkan deformasi dari kondisi eksisting ke kondisi pemasangan bore pile mengalami peningkatan karena bore pile menambah beban pada lereng namun peningkatan deformasi tidak terlalu signifikan. Kondisi lereng sebelum ada villa tergolong stabil karena angka aman (SF) 1.3587, selanjutnya stabilitas lereng kondisi eksisting yang ditandai dengan angka aman (SF) 1.1878 sehingga lereng menjadi tidak stabil karena SF kurang dari 1.2. Untuk memperbesar angka aman supaya tidak terjadi longsoran, maka dilakukan pemasangan bore pile sedalam 12 meter, setelah pemasangan bore pile angka aman (SF) mengalami kenaikan menjadi 1.2154 sehingga lereng menjadi stabil (aman).


Keywords


gerakan massa, bore pile, simulasi numeris, deformasi, stabilitas

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2018, Laporan Penyelidikan Geoteknik Perencanaan Pembangunan Dinding Penahan Bore Pile Villa Sekeq, CV. Rekayasa Bumi Karya.

Brinkgreve, R. B. J and Vermeer, P. A., 2007, Plaxis Version 7, A. A. Balkema, Rotterdam, Netherland.

Chang, Y. L. and Huang, T. K., 2005, Slope Stability Analysis using Strength Reduction

Technique, Chinese Institute Of Engineering 28, No.2, 231-240. Craig, R. F., 1987, Mekanika Tanah, Erlangga, Jakarta.

Coduto, Donald, P., 2001, Foundation Design Principles and Practices, Second Edition, Prentice Hall, New Jersey.

Griffieths, D. V. And Lane, P. A., 1999, Slope stability analysisby Finite elements,Geotechnique 49, No.3, pp.387-403.

Hardiyatmo, H.C., 2003, Mekanika Tanah II, Gajah Mada Uniersity Press, Yogyakarta. Hardiyatmo, H.C., 2006, Penanganan Tanah Longsor dan Erosi, Gajah Mada Uniersity Press, Yogyakarta.

Karnawati, D., 2004, Bencana Gerakan Massa Tanah/Batuan di Indonesia, Evaluasi dan Rekomendasi, hal. 9-38, Permasalahan, Kebijakan dan Penanggulangan Bencana Tanah Longsor di Indonesia, P3TPSLK-BPPT dan HSF, Jakarta.

Liu, C., and Evett B. J, 1981, Soil and Foundations, Printice Hall, New Jersey.

Zienkiwicz, O. C., 1997, The Finite Elemen Methode, Third Edition, Tata McGraw-Hill Publishing Co. Ltd. New Delhi.




DOI: https://doi.org/10.24853/jk.12.1.115-126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Konstruksia Indexing By:

    


Copyright of Jurnal Konstruksia (e-ISSN:2443-308X, p-ISSN:2086-7352).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ