ALTERNATIF STABILITAS TIMBUNAN DENGAN BATASAN KORELASI PARAMETER TANAH SEPANJANG TOL SERANG-PANIMBANG MENGGUNAKAN SLOPE-W

Azzah Balqis Sabbah, Retno Mayasari, Isna Pratiwi

Abstract


Penelitian ini mengkaji mengenai variasi batas tinggi timbunan jalan yang dapat dibangun pada proyek Tol Serang - Panimbang umumnya berada pada tanah kohesif. untuk lokasi yang berada pada tanah khusus seperti tanah organik tidak dibahas dalam artikel ini. Hasil parameter tanah diambil melalui dua tahap yaitu site investigation dan pengujian laboratorium. Parameter yang digunakan sebagai dasar perhitungan yaitu NSPT, c, ϕ, dan ϒ. Untuk menyederhanakan analisa dibuat korelasi  parameter-parameter tanah dasar dari kombinasi antara hasil data pengujian lapangan dan data laboratorium yaitu berat jenis tanah, kohesi dan sudut geser menghasilkan 5 layer tanah yaitu layer 1 (Nspt: 0 - 4, c:4 kPa, ϕ:10o, ϒ:15 kN/m³), layer 2 (Nspt: 5 - 8, c:10 kPa, ϕ:10 o, ϒ:16 kN/m³), layer 3 (Nspt: 9 - 12, c:18 kPa, ϕ:10 o , ϒ:16 kN/m³), layer 4 (Nspt: 13 - 15, c:26 kPa, ϕ:10 o , ϒ:17 kN/m³), layer 5 (Nspt: 16 - 20, c:30 kPa, ϕ:10 o , ϒ:17 kN/m³). Pemodelan tinggi timbunan sepanjang 50 km berkisar pada 0 - 15 m dari permukaan tanah dasar dengan slope 1:2 menggunakan Slope-W 2012. Tiap layer dimodelkan dengan variasi tinggi timbunan 0 - 15 m. Apabila faktor keamanan slope sudah lebih dari 1.5 maka variasi tersebut yang menjadi batas minimum tinggi timbunan dan minimum nilai Nspt tanah dasar timbunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slope dengan ketinggian maksimum 7 m harus berada di tanah dasar Nspt minimum 5 - 8, ketinggian 8 - 11 m harus berada di tanah dasar Nspt minimum 9 - 12, ketinggian 12 - 15 m harus berada di tanah dasar Nspt minimum 13 - 15.


Keywords


faktor keamanan, korelasi parameter, Nspt, slope, tinggi timbunan

Full Text:

PDF

References


Abramson, L. W., Thomas, S. L., Sunil, S., Glenn, M. B, (2002), Slope Stability and Stabilization Methods. John Wiley & Sons, Inc, New York.

Budhu, Muni (2011). Soil Mechanics and Foundation 3rd Edition. New York : John Wiley & Sons, Inc.

Craig, R.F. (2004). Craig’s Soil Mechanics 7th Edition. New York : Spon Press.

Cheng, Y.M. and Lau, C.K. (2008). Slope Stability Analysis and Stabilization. Great Britian : Antony Rowe, Chippenham, Wilts.

Das, Braja M., (2010). Principles of Geotechnical Engineering (7ed.). Stamford : Cengage Learning.

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah, 2002, Panduan Geoteknik 4 Desain dan Konstruksi, WSP International, Indonesia.

GEO-SLOPE, (2012), Stability Modeling With SLOPE/W 2012 Version. Calgary, Alberta, Canada.

Hardiyatmo, H. C, (2006). Mekanika Tanah 1, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Kulhawy, F.H.& Mayne, P.W. (1990). Manual on Estimating Soil Properties for Foundation Design. New York: Holister Hall.

Morgenstern, N.R. and Price, V.E. (1965) The Analysis of the Stability of Generalised Slip Surfaces. Géotechnique, 15, 79-93.

US Army Corps of Engineers (2003) Engineering and Design—Slope Stability (PDF). US Army Corps of Engineers, Washington DC.

Wyllie, Duncan C., & Christopher W. Mah. 2004. Rock Slope Engineering: Civil and Mining. 4rd. (ed). New York : Spoon Press. London.

SNI Geoteknik 8460:2017. 2017. Persyarataan Perancangan Geoteknik. BSN 2017.




DOI: https://doi.org/10.24853/jk.12.1.53-60

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Konstruksia Indexing By:

    


Copyright of Jurnal Konstruksia (e-ISSN:2443-308X, p-ISSN:2086-7352).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ