FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA SENGKETA KONSTRUKSI PADA PROYEK EPC BROWNFIELD

Helmi Umar Ambadar, Sarwono Hardjomuljadi, Mawardi Amin

Abstract


Resiko Kontraktor dengan menggunakan kontrak EPC lebih tinggi dibanding tipe kontrak yang lain. Proyek yang berlokasi diarea fasilitas permanent yang masih beroperasi atau yang disebut juga Proyek Brownfiled mempunyai karakteristik yang berbeda dengan proyek Greenfield dimana proyek Brownfield terdapat banyak interface dengan fasilitas eksisting yang tidak dapat dihindari. Kondisi ini membuat kemungkinan terjadinya sengketa konstruksi menjadi lebih tinggi. Sangat diperlukan untuk diketahui faktor – faktor yang paling dominan atas terjadinya sengketa konstruksi pada proyek brownfield untuk dapat menghindari dan mengurangi kemungkinan terjadinya sengketa pada Proyek EPC Brownfield. Pada Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang disistribusikan kepada responden dari dua sudut pandang yang berbeda yaitu Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa.Teknik pengambilan sampel Purposive digunakan untuk menghindari terjadinya bias atas hasil penelitian,. Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor yang paling dominan atas penyebab terjadinya sengketa dari sudut pandang Pengguna Jasa adalah (1) Kesalahan harga Penyedia Jasa dalam proses tender, (2) kurangnya pemahaman resiko Penyedia Jasa, (3) Kurangnya pemahaman kontrak Penyedia Jasa. Sedangkan dari sudut pandang Penyedia Jasa faktor yang paling dominan atas terjadinya sengketa adalah (1) Adanya pasal pasal yang ambigu pada kontrak, (2) kurangnya data FEED saat proses tender, (3) kurangnya data fasilitas eksisting saat proyek pada fase engineering.

Keywords


Penyebab Sengketa, Konstruksi, Kontrak EPC , Brownfield

Full Text:

PDF

References


S. Hardjomuljadi, “Use of Dispute Avoidance and Adjudication Boards,” J. Leg. Aff. Disput. Resolut. Eng. Constr., vol. 12, no. 4, p. 03720004, 2020, doi: 10.1061/(asce)la.1943-4170.0000431.

M. Barakat, H. Khoury, and M. A. Abdul-Malak, “Financial accounting treatment of differing site conditions claims: A contractor’s perspective,” Constr. Res. Congr. 2018 Constr. Proj. Manag. - Sel. Pap. from Constr. Res. Congr. 2018, vol. 2018-April, no. 2, pp. 217–226, 2018, doi: 10.1061/9780784481271.022.

T. Wang, W. Tang, L. Du, C. F. Duffield, and Y. Wei, “Relationships among Risk Management, Partnering, and Contractor Capability in International EPC Project Delivery,” J. Manag. Eng., vol. 32, no. 6, p. 04016017, 2016, doi: 10.1061/(asce)me.1943-5479.0000459.

D. M. Franco-Duran and G. Mejia A, “Construction Research Congress 2016 2039,” Proc. Constr. Res. Congr. 2016, pp. 2039–2049, 2016, doi: 10.1061/9780784479827.203.

I. El-adaway, S. Fawzy, T. Allard, and A. Runnels, “Change Order Provisions under National and International Standard Forms of Contract,” J. Leg. Aff. Disput. Resolut. Eng. Constr., vol. 8, no. 3, p. 03716001, 2016, doi: 10.1061/(asce)la.1943-4170.0000187.

Arcadis, “Global Construction Disputes Report 2020: Collaborating to achieve project excellence,” p. 2020, 2020.

M. A. U. Abdul-Malak, H. F. Hanano, and H. M. Turman, “Administration Impairments Resulting from Imbalanced Contract Conditions: Owner Payment Default,” J. Leg. Aff. Disput. Resolut. Eng. Constr., vol. 11, no. 4, pp. 1–14, 2019, doi: 10.1061/(ASCE)LA.1943-4170.0000321.

I. M. C. S. Illankoon, V. W. Y. Tam, K. N. Le, and K. A. T. O. Ranadewa, “Causes of disputes, factors affecting dispute resolution and effective alternative dispute resolution for Sri Lankan construction industry,” Int. J. Constr. Manag., vol. 0, no. 0, pp. 1–11, 2019, doi: 10.1080/15623599.2019.1616415.

S. Hasanzadeh, B. Esmaeili, S. Nasrollahi, G. M. Gad, and D. D. Gransberg, “Impact of Owners’ Early Decisions on Project Performance and Dispute Occurrence in Public Highway Projects,” J. Leg. Aff. Disput. Resolut. Eng. Constr., vol. 10, no. 2, pp. 1–12, 2018, doi: 10.1061/(ASCE)LA.1943-4170.0000251.

S. Mitkus and T. Mitkus, “Causes of Conflicts in a Construction Industry: A Communicational Approach,” Procedia - Soc. Behav. Sci., vol. 110, pp. 777–786, 2014, doi: 10.1016/j.sbspro.2013.12.922.

Y. Maemura, E. Kim, and K. Ozawa, “Root Causes of Recurring Contractual Conflicts in International Construction Projects: Five Case Studies from Vietnam,” J. Constr. Eng. Manag., vol. 144, no. 8, pp. 1–15, 2018, doi: 10.1061/(ASCE)CO.1943-7862.0001523.

M. Parchami Jalal, E. Noorzai, and T. Yavari Roushan, “Root Cause Analysis of the Most Frequent Claims in the Building Industry through the SCoP 3 E Ishikawa Diagram,” J. Leg. Aff. Disput. Resolut. Eng. Constr., vol. 11, no. 2, pp. 1–10, 2019, doi: 10.1061/(ASCE)LA.1943-4170.0000289




DOI: https://doi.org/10.24853/jk.13.1.17-28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Konstruksia Indexing By:

    


Copyright of Jurnal Konstruksia (e-ISSN:2443-308X, p-ISSN:2086-7352).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ