KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR HEALING PADA BANGUNAN JOHNS HOPKINS HOSPITAL CHILDREN’S CENTER

Muhammad Hafiizh, Yeptadian Sari

Abstract


ABSTRAK. Definisi Arsitektur menurut Van Romondt adalah ruang di mana manusia hidup dengan bahagia sedangkan menurut Francis DK Ching (1979) Arsitektur membentuk mata rantai yang menghubungkan ruang, bentuk, teknologi dan fungsi Arsitektur, arsitektur merupakan lingkungan buatan manusia, termasuk ruang, bangunan, lingkungan, dan kota. Faktor lingkungan memainkan peran penting dalam proses penyembuhan dan karena itu juga harus memainkan peran penting dalam desain fasilitas kesehatan. Konsep desain yang menekankan unsur lingkungan didasarkan pada konsep lingkungan penyembuhan. Tantangan penelitian ini adalah bagaimana menerapkan arsitektur penyembuhan pada bangunan Johns Hopkins Hospital Children’s Center, dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami prinsip-prinsip arsitektur Healing environment. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif untuk memperoleh data dan menggali konsep penyembuhan lingkungan dalam dunia arsitektur. Menurut Nousiainen, prinsip penyembuhan lingkungan terdiri dari sembilan unsur. Itu berarti cahaya yang sehat, nutrisi untuk semua indra, hubungan dengan alam, warna, kebersihan dan udara bersih, bentuk yang nyaman, denah lantai yang dapat dimodifikasi dan dukungan sosial, plus material alami. Untuk lingkungan yang mudah diakses, rumah sakit ini telah menerapkan prinsip penyembuhan lingkungan di gedungnya sebagaimana Johns Hopkins Hospital Children’s Center telah menerapkan delapan dari sembilan prinsip yang ada.

 

Kata Kunci: Arsitektur, Healing Environment, Rumah Sakit, Prinsip

 

ABSTRACT. The definition of Architecture according to Van Romondt is a space in which humans live happily while according to Francis DK Ching (1979) Architecture forms a link that connects space, form, technology and function Architecture, architecture is a man-made environment, including space, buildings, environments, and cities. Environmental factors play an important role in the healing process and therefore should also play an important role in the design of health facilities. Design concepts that emphasize environmental elements are based on the concept of a healing environment. The challenge of this study is how to apply healing architecture to the Johns Hopkins Hospital Children's Center building, and the purpose of this study is to understand the principles of healing environment architecture. This research uses descriptive and qualitative approaches to obtain data and explore the concept of environmental healing in the world of architecture. According to Nousiainen, the principle of environmental healing consists of nine elements. That means healthy light, nutrients for all senses, a connection with nature, color, cleanliness and clean air, comfortable shapes, modifiable floor plans and social support, plus natural materials. For an accessible environment, the hospital has applied environmental healing principles in its buildings just as Johns Hopkins Hospital Children's Center has applied eight of the nine principles.

 

Keywords: Architecture, Healing Environment, Hospital, Principles


Full Text:

PDF

References


Agusta, I. (2003). Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif. ACADEMIA, 1.

APA: Rumah Sakit. 2016. Pada KBBI Daring. Diambil 3 desember 2023, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Rumah%20sakit

Azizah, N. S., & Anita, J. (2022). Penerapan Tema Healing Architecture pada. e-proceeding INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL - BANDUNG, 5-6.

Budianto, C. A., & dkk. (2018). Studi Pengaruh Warna Interior Ruang Rawat Inap Terhadap Tingkat Stress. JURNAL DESAIN INTERIOR, 60-61.

Hafidz, I. Y., & Nugrahaini, F. T. (2019). KONSEP HEALING ENVIRONMENT UNTUK MENDUKUNG PROSES PENYEMBUHAN PASIEN RUMAH SAKIT. SINEKTIKA Jurnal Arsitektur, 94.

Harrista Adiati, M. (2020). EFEKTIVITAS TERAPI WARNA TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA. Seminar Nasional LPPM – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (p. 431). Purwokerto: Seminar Nasional LPPM – Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Indonesia, P. R. (2009). Undang-Undang. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Krisnaldi, Sarihati, T., & Wismoyo, E. A. (2021). PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KELAS B KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT. JURNAL NARADA, 268.

Lidayana, V., Alhamdani, M. R., & Pebriano, V. (2013). KONSEP DAN APLIKASI HEALING ENVIRONMENT DALAM FASILITAS RUMAH SAKIT. JURNAL TEKNIK SIPIL UNTAN, 419.

Marrallyn, M., & Kurniasih, S. (2018). HOTEL RESORT DI PANTAI SINDANGKERTA CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA JAWA BARAT. Jurnal Maestro, 28.

Rachmawati, R., Puspitasari, P., & Walaretina, R. (2019). PENERAPAN KONSEP HEALING ENVIRONMENT PADA BANGUNAN RAWAT INAP RS. ORTOPEDI DI SURAKARTA. Prosiding Seminar Intelektual Muda #2, Peningkatan Kualitas Hidup dan Peradaban Dalam Konteks IPTEKSEN (p. 269). Jakarta: Universitas Trisakti.

Rafeeq, D. A., & Mustfa, F. A. (2020). Evidence-based design: The role of inpatient typology in creating healing. Ain Shams Engineering Journal, 1073.

Rajil Munir, I. C. (Agustus 2020). Penerapan Healing Enivronment pada Perancangan Rumah Sakit Otak Aceh. JURNAL ILMIAH MAHASISWA ARSITEKTUR DAN PERENCANAAN VOLUME 4, No.3, hal 15-19.

Raubaba, H. S., Alahudin, M., & Octavia, S. (2019). PENERAPAN HEALING ENVIRONMENT PADA. Jurnal MJA, 62.

Desyanti, A., S, A. B., & Indarto, E. (2014). RUMAH SUSUN DI MUARAREJA KOTA TEGAL DENGAN PENEKANAN. I M A J I, 1092.

Kurniawati, F. (2008). Peran Healing Environment. ACADEMIA, 1

Waruwu, N. I., & Dkk. (2019). PENGARUH TERAPI MUSIK SUARA ALAM TERHADAP. IMELDA, 67




DOI: https://doi.org/10.24853/purwarupa.7.1.81-86

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

Garba Rujukan Digital(Garuda)
Powered by Puskom-UMJ