KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA BANGUNAN MUSEUM HEYDAR ALIYEV CENTER AZERBAIJAN

Muhammad Rizki Gumilang, Dedi Hantono

Abstract


ABSTRAK. Futuristik merupakan suatu paham kebebasan dalam mengungkapkan atau mengekspresikan ide atau gagasan ke dalam suatu bentuk tampilan yang tidak biasa, kreatif dan inovatif. Hasil dari futuristik ini adalah sesuatu yang dinamis, selalu berubah-ubah sesuai keinginan dan zamannya. Penerapan futuristik ini hanya terlihat pada penampilan atau tampaknya dengan tetap memperhatikan dan memperhitungkan fungsi dari objeknya. Futuristik merupakan arti yang mengarah pada konsep masa depan dengan paradigma perkembangan arsitektur. Penerapan konsep futuristik ini akan diterapkan kepada bangunan museum Heydar Aliyev Center Azerbaijan. Bangunan museum merupakan jenis bangunan yang berfungsi sebagai tempat edukasi dan sarana pendidikan untuk mengenalkan sejarah, peristiwa, makhluk hidup, dan lain sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan tujuh dari delapan poin konsep arsitektur futuristik yaitu gaya universal, khayalan yang idealis, tidak memiliki ornamen, menggunakan kemajuan teknologi, nihilisme, ekspos material (kejujuran bahan), dan bersifat singular (tunggal).

Kata Kunci: Futuristik, Museum, Arsitektur,

ABSTRACT. Futuristic is an understanding of freedom in expressing or expressing ideas in an unusual, creative and innovative form. The result of this futurism is something dynamic, always changing according to desires and the times. This futuristic application is only visible in appearance or appearance while still paying attention and taking into account the function of the object. Futuristic is a meaning that leads to the concept of the future with a paradigm of architectural development. The application of this futuristic concept will be applied to the Heydar Aliyev Center Azerbaijan museum building. A museum building is a type of building that functions as a place of education and educational means to introduce history, events, living creatures, and so on. The results of this research show seven of the eight points of the futuristic architectural concept, namely universal style, idealistic imagination, no ornamentation, use of technological advances, nihilism, material exposure (honesty of materials), and singular (single).

Keywords: Futuristic, Museum, Architecture,


Full Text:

PDF

References


Syaifuddin Zuhri, 2007, Belajar Merancang Melalui Pendekatan Pembelajaran Struktur Bentang Lebar vol.3, Prodi ArsitekturUPN “Veteran”

Pujantara, Ruly, 2013, Struktur Beton Bertulang Dalam Perspektif Fleksibilitas Bentuk Dan Arsitektur Plastis Pada Rancangan Dekonstruksi, Jurusan Pendidikan Teknik Sipil Dan Perencanaan Universitas Negeri Makassar

Choiriyani, Yustriana; Lissimia, Finta. 2020, KAJIAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA STASIUN TANJUNG PRIUK DAN THEATER JAKARTA TAMAN ISMAIL MARZUKI.

Krisdianto, Andik; Purwantiasning, Ari Widyati; Aqli, Wafirul. 2018, PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK TERHADAP BANGUNAN GUNDAM BASE INDONESIA DI JAKARTA.

Izwan Ariq, Ashadi, 2021, KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN BUNDESWEHR MILITARY HISTORY MUSEUM DI DRESDEN JERMAN

Romalqos, 1997, PERANCANGAN ULANG MUSEUM ARKEOLOGI DI PRAMBANAN

Merkel, 2014, Eero Saarinen Biography Zahari, 2017, PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR NEO FUTURISTIK PADA BANGUNAN

KOMERSIAL KARYA EERO SAARINEN www.arsitag.com, diakses pada 01 oktober




DOI: https://doi.org/10.24853/purwarupa.7.2.15-22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

Garba Rujukan Digital(Garuda)
Powered by Puskom-UMJ