Penyuluhan Pemanfaatan dan Optimalisasi Lahan Fasilitas Umum (Fasum) untuk Penghijauan denganTanaman Obat sebagai Alternatif Obat Keluarga di Perumahan Taman Harapan Baru, RW 26 Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Bekasi Barat

Suherman Jaksa, Dihartawan Dihartawan, Rizki Akaputra, Irna Hasanah

Abstract


Tanaman obat yang dikenal juga biofarmaka adalah jenis-jenis tanaman yang mengandung fungsi, berkhasiat sebagai obat dan dipergunakan untuk penyembuhan ataupun mencegah berbagai penyakit. Berkhasiat obat sendiri mempunyai arti mengandung zat aktif yang bisa mengobati penyakit tertentu atau jika tidak memiliki kandungan zat aktif tertentu tapi memiliki kandungan efek resultan/sinergi dari berbagai zat yang mempunyai efek mengobati. Penggunaan tanaman obat sebagai obat bisa dengan cara diminum, ditempel, dihirup sehingga kegunaannya dapat memenuhi konsep kerja reseptor sel dalam menerima senyawa kimia atau rangsangan tanaman obat (biofarmaka) yang dapat digunakan sebagai obat, baik yang sengaja ditanam maupun tumbuh secara liar. Tanaman obat adalah bahan yang berasal dari tanaman yang masih sederhana, murni, belum diolah. Tanaman obat adalah tanaman atau bagian tumbuhan yang digunakan menjadi bahan obat tradisional atau obat herbal, bagian tanaman yang dipakai untuk bahan pemula bahan baku obat. Tujuan pengabdian ini adalah mengedukasi masyarakat untuk mengenal lebih jauh tanaman obat sebagai kekayaan bangsa ini dan memanfaatkannya sebagai bagian dalam penjagaan Kesehatan. Metode pelaksanaan pengabdian adalah penyuluhan dengan memaparkan jenis tanaman obat yang berpotensi sebagai obat sekaligus melakukan penanaman beberapa jenis tanaman obat di lahan Fasum. Penyuluhan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Perumahan Taman Harapan Baru, RW 26 Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Bekasi Barat sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan masyarakat, selain itu lahan fasilitas umum berfungsi sebagai kawasan penghijauan dengan tanaman obat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya.


Full Text:

PDF

References


Agusria L, Gusmiatun, Adawiyah, D. (2021). Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Sebagai Alternatif Obat Keluarga di Kelurahan Talang Jambe Kota Palembang. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 1(2): 90-95

Alfia KBN, Sukmawati, Haikal. MH, Hariyadi (2023). Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan di Desa Selaparang. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 2023, 6 (1): 221-224

Badan POM. (2005). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor: HK.00.05.41.1384 Tentang Kriteria Dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar Dan Fitofarmaka. Jakarta Kementerian Kesehatan

Harjono Y, Yusmaini H, Meiskha Bahar M. (2023). Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kampung Mekar Bakti 01/01, Desa Mekar Bakti, Kabupaten Tangerang. JPM Ruwa Jurai Vol 3: 16-23

Kementerian Kesehatan RI. (2012). Pedoman Penilaian Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jakarta: Keme nkes RI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ Indexed by:

Google Scholar

==============================================================================================================

Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jl.KH. Ahmad Dahlan Cirendeu Ciputat Jakarta Selatan
Telp : 021 7424950
Fax : 021 7430756

E-ISSN: 2714-6286

==============================================================================================================

Powered by Puskom-UMJ