KARAKTERISTIK SKRINING TERHADAP KEJADIAN TUBERCULOSIS (TB) PARU PADA ANAK DI PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG, JAKARTA TIMUR

Ernirita Ernirita, Putri Ananda Fitria, Giri Widakdo, Tria Astika Endah Permatasari, Ika Kurniaty

Abstract


Prevalensi TB paru di Indonesia yang mencapai 8% menjadikan isu global dalam kesehatan dunia. Karakteristik skrining yang  diduga berkaitan dengan kejadian TB paru  anak diantaranya ventilasi rumah, kepadatan hunian, jenis lantai rumah, status gizi, pemberian ASI eksklusif, BBLR, imunisasi BCG, keberadaan dan tempat merokok serta kontak dengan penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik skrining dengan kejadian TB paru pada anak di Puskesmas Kecamatan Cakung tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional pada 62 responden.  Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara semua variabel (karakteristik skrining) dengan kejdian TB paru pada Anak (P value < 0,05), sehingga perlunya penguatan kerjasama yang terintegrasi antara program  gizi, KIA, imunisasi serta program pemberantasan TB pada puskesmas setempat dengan masyarakat dan pengambilan kebijakan.

Full Text:

PDF

References


Achmadi, Umar Fahmi. (2005). Manajemen penyakit berbasis wilayah. Jakarta: Penerbit buku Kompas

Apriliasari, R., Hestiningsih, R., Martini,. Udiyono, A. (2018). Factor yang berhubungan dengan kejadian tp paru pada anak (studi di seluruh puskesmas di kabupaten magelang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-jornal). Vol. 6 No. 1 Jan: 2018

Al Asyary Upe. (2015). Tuberkulosis Paru Anak (0-14 Tahun) Akibat Kontak Serumah Penderita Tuberkulosis Paru Dewasa Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Universitas Indonesia.

DKI, Dinas. Kesehatan . (2016). Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. 131 hal .

Dotulong, J. F. ., & Margareth R. Sapulete, G. D. K. (2015). Hubungan Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin Dan Kepadatan Hunian Dengan Kejadian Penyakit Tb Paru Di Desa Wori Kecamatan Wori. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik, III(2), 57–65.

Dewi, N. T., & Widari, D. (2018). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Baduta di Desa Maron Kidul Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo The Relationship Between Low Birth Weight and Infection Disease with Stunting among Children Under Two Ye. Amerta Nutr, 24–33. https://doi.org/10.2473/amnt.v2i4.2018.373-381

Erni Rita et al. (2020). Riwayat Kontak Dan Status Gizi Buruk Dapat Meningkatkan Kejadian Tuberkulosis Pada Anak. JKMK Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa, 7, No 1(Maret 2020), 20–29. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jkmk.v7i1.1988

Fahdhienie, Farah (2011). Case Distribution of Pulmonary Tuberculosis and Risk Factor in Gunung Kidul, Graduate Program Medical Faculty Gadjah Mada University, Yokyakarta, Universitas Gajah Mada, tesis

Heriyani, Farida et al. (2013). Risk Factors of the Incidence of Pulmonary Tuberculosis in Banjarmasin City, Kalimantan, Indonesia. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 2(1), 1–6. https://doi.org/10.11591/ijphs.v2i1.1483

Ikeu Nurhidayah, et al. (2007). Hubungan Antara Karakteristik Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis (TB) Pada Anak Di Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang.report, 29.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) (2018). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia.

Kemenkes RI (2018). TB Anak. Retrieved from https://tbindonesia.or.id/pustaka/pedoman/tb-anak/ website: https://sr.tbindonesia.or.id/wp-content/uploads/2019/12/website-tb-anak_3juli2019.pdf

Lygizos et al. (2013). Natural ventilation reduces high TB transmission risk in traditional homes in rural KwaZulu-Natal, South Africa. BMC Infectious Diseases, 13, 300. Retrieved from http://ovidsp.ovid.com/ovidweb.cgi?T=JS&PAGE=reference&D=medl&NEWS=N&AN=23815441

Permatasari, T. O., & Trijati, M. H. (2014). Karakteristik Individu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Balita Di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Kota Cirebon. Skripsi, Universitas Swadaya Gunung Jati CirebonGunung Jati Cirebon.

Puspitasari, R., et al (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Pada Anak (Studi Di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 3(1), 191–197.

Singh, M., Mynak, M. L., Kumar, L., Mathew, J. L., & Jindal, S. K. (2005). Prevalence and risk factors for transmission of infection among children in household contact with adults having pulmonary tuberculosis. Archives of Disease in Childhood, 90(6), 624–628. https://doi.org/10.1136/adc.2003.044255

Siti Nurul Kholifah, S. A. I. (2015). Faktor Terjadinya Tuberkulosis Paru pada Anak berdasarkan riwayat Kontak. Jurnal kesehatan. Visikes ,Jurnal Kesehatan,Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro, 14(2) ,ISSN 14123746, 171–181.

Siregar, P.A., Gurning, F.P., Eliska., Pratama, M.Y. (2018). Analisis factor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak di rsud sibuhan. Jurnal Berkala Epidemiologi. Vol. 6 No. 3 (2018) 268-275

Yani, Desy. Indra., et al . (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan TBC Pada Anak Di Kabupaten Garut. Jurnal Keperawatan BSI, 6(2), 105–112

Wiharsini, W. (2012). Hubungan Faktor Kontak , Karakteritik Balita dan Orang Tua dengan Kejadian TB Paru pada Balita di RSPI . Prof . dr . Sulianti Saroso Tahun 2013. 38. FKM UI

World Health Organization (WHO) (2019). World Health Statistics Monitoring Health for The Sustainable Development Goals

World Health Organization (WHO). Global tuberculosis report 2019,ISBN 978-92-4-156571-4. 2019


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ Indexed by:

Google Scholar

==============================================================================================================

Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jl.KH. Ahmad Dahlan Cirendeu Ciputat Jakarta Selatan
Telp : 021 7424950
Fax : 021 7430756

E-ISSN: 2745-6080

==============================================================================================================

Powered by Puskom-UMJ