Analisis Eko-Efisiensi Pupuk Cair dari Limbah Kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut

Shalvina Salsa Wilaya, Boy Macklin Pareira Prawiranegara, Yogina Lestari Ayu Situmorang, Wahyu Kristian Sugandi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pupuk organik cair yang diproduksi dari limbah kulit dan ampas kopi dalam menurunkan dampak lingkungan serta jumlah limbah kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan melalui survei pengamatan langsung. Struktur dan pengolahan data meliputi analisis Life Cycle Assessment (LCA), eco-cost, Net Value
Product (NVP), Eco-Efficiency Index Product (EEI), dan Eco-Efficiency Ratio Product (EER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pupuk organik cair dari limbah kopi memiliki nilai indeks eko-efisiensi lebih dari 1, menandakan keberlanjutan dan
keterjangkauan produk tersebut secara lingkungan. Selain itu, mampu menurunkan jumlah limbah kopi hingga 80%, dari 1,5 ton menjadi 1,2 ton. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan teknologi produksi yang ramah lingkungan untuk
mengelola limbah industri kopi serta dukungan kebijakan yang lebih lanjut dalam mendorong penggunaan limbah kopi sebagai bahan baku alternatif. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi upaya menjaga keberlanjutan
lingkungan dan ekonomi dalam industri kopi.
Kata kunci: Limbah kopi, Pupuk organik cair, Analisis Siklus Hidup (LCA), Ekoefisiensi, Keberlanjutan lingkungan


Full Text:

PDF

References


Adiwinata, F., Suprihatin & Rahayuningsih,

M., 2021. Analisis Daur Hidup (Life

Cycle Assessment) Pengolahan Kopi

Bubuk Robusta Secara Basah di

Industri Kecil Menengah (Ikm) Beloe

Klasik Lampung. Jurnal Teknologi

Industri Pertanian.

Badan Pusat Statistik. 2020. Kecamatan

Samarang dalam angka tahun 2020.

Garut: Badan Pusat Statistik

Kabupaten Garut.

Barbosa, J.N., Borem, F.M., Cirillo, M.A.,

Malta, M.R., Alvarenga, A.A., &

Alves, H.M.R. 2012. Coffee quality

and its interactions with

environmental factors in Minas

Gerais Brazil. Journal of Agricultural

Science, 4(5), 181–189.

Devi, S. A. & Mirwan, M. 2023. Analisis Life

Cycle Assessment (LCA) pada proses

Produksi Pupuk ZA II Menggunakan

Metode Recipe 2016. INSOLOGI:

Jurnal Sains dan Teknologi.

ISO. 1997. ISO 14040: Environmental

Management – Life Cycle Assessment

– Principles and Framework.

Switzerland: ISO Central Secretariat.

Nisa, F., Haji, T. S., Suharto, B. & Widyotomo,

S. 2015. Penentuan Tingkat Ekoefisiensi

Proses Produksi Biji Kakao

Menggunakan Life Cycle Assessment

Pada Unit Produksi di Pusat

Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Jurnal Sumberdaya Alam dan

Lingkungan.

Phrommarat, B. 2019. Life Cycle Assessment of

ground coffee and comparison of

different brewing methods: A case

study of organik arabica coffee in

Northern Thailand. Environment and

Natural Resources Journal, 17(2), 96–

https://doi.org/10.32526/ennrj.17.2.2

16

Pujotomo, D., Nugroho, S., Sihombing, I. G.

Analisis Tingkat Eko-efisiensi

Pada Pewarna Batik Dengan

Menggunakan Metode Life Cycle

Assessment (LCA) Pada UKM Batik

Semarang 16. Seminar Nasional

IENACO.

ProLH, GTZ. (2007). Panduan Penerapan Ekoefisiensi

Usaha Kecil dan Menengah

Sektor Batik. Jakarta: Kementrian

Negara Lingkungan Hidup Republik

Indonesia.

Sari, D.P., Hartini, S., Rinawati, D.I.,

Wicaksono, T.A. 2012. Pengukuran

Tingkat Eko-efisiensi Menggunakan

Life Cycle Assessment untuk

Menciptakan Sustainable Production

di Industri Kecil Menengah Batik.

Jurnal Teknik Industri 14(2): 137-144

Sirait, M. 2020. Studi Life Cycle Assessment

Produksi Gula Tebu: Studi Kasus di

Jawa Timur. Rekayasa, 13(2), 197-

Tak Hur, Song, T. L., & Hye, J. L. 2003. A Study

on The Eco-efficiencies for Recycling

Methods of Plastics Wastes.

Departement of Material Chemistry

and Engineering Konkuk University,

Seoul Korea.

Vogtlander. 2002. The Virtual Eco-costs ’99 a

Single LCA-based Indicator for

Sustainability and the Eco-costsvalue

ratio (EVR) Model for

Economic Allocation. International

Journal of Life Cylce Assessment,

(3), pp. 157-166

Vogtlander. 2009. Bamboo a Sustainable

Solution for Western Europe, Design

Cases, LCAs and Landuse, Delft

University of Technology, Nederland

Wahyudi, J. 2017. Penerapan Life Cycle

Assessment untuk Menakar Emisi Gas

Rumah Kaca yang Dihasilkan dari

Aktivitas Produksi Tahu. URECOL,

–480.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


==============================================================================================================

Prosiding SEMNASTEK Fakultas Teknik
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jl. Cempaka Putih Tengah 27
Jakarta Pusat 10510
T. 021.4256024, 4244016 / F. 021.4256023

ISSN : 2407 – 1846
e-ISSN : 2460 – 8416

==============================================================================================================

Powered by Puskom-UMJ