STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI PANJANG RESONATOR TERHADAP TEMPERATUR ONSET TERMOAKUSTIK GENERATOR GELOMBANG BERDIRI PADA POSISI VERTIKAL

Rinasa Agistya Anugrah

Abstract


Termoakustik generator merupakan salah satu piranti konversi energi yang dapat mengubah energi kalor menjadi kerja dalam bentuk gelombang akustik. Alat ini dapat memanfaatkan energi kalor yang terbuang atau tidak terpakai dari industri, geotermal, motor bakar, dan energi surya. Temperatur onset dapat merepresentasikan kinerja piranti ini dilihat dari input energi yang digunakan dalam aplikasinya. Semakin rendah temperatur onset yang terjadi, maka semakin sedikit pula energi yang digunakan untuk membangkitkan gelombang akustik. Metode pengukuran temperatur onset adalah dengan menempatkan dua termokopel pada kedua sisi stack. Perbedaan Temperatur keduanya merupakan temperatur onset (ΔTonset) yang terjadi tepat saat pertama kali gelombang akustik muncul. Pada penelitian ini telah dilakukan penelitian dengan variasi panjang resonator 390, 780, dan 1170 mm pada posisi vertikal. Hasilnya pada panjang resonatordari 390 mm ke 780 mm temperatur onset mengalami penurunan, yaitu 206ºC ke 203ºC setelah itu mengalami peningkatan pada 1170 mm, yaitu 216 ºC. Pada penelitian ini, jika dilihat dari input energinya, kinerja termoakustik generator terbaik adalah resonator dengan panjang 780 mm.

Full Text:

PDF

References


Arafa N. M., A. H. Ibrahim, K. Addas dan Ehab Abdel-Rahman, 2011, Design considerations for thermoacoustic engines for low onset temperature and efficient operation, Forum Acusticum, Aalborg, Denmark.

Hariharan N.M., Sivashanmugam P., dan Kasthurirengan, 2012, Influence of stack geometry and resonator length on the performance of thermoacoustic engine, 10.1016/j.apacoust.2012.05.003.

Hatazawa M., H. Sugita , T. Ogawa dan Y. Seo, 2004, Performance of a thermoacoustic sound wave generator driven with waste heat of automobile gasoline engine. Trans. Jpn. Soc. Mech. Eng., 70:292-299.

He Y. L., Ke H. B., Cui F. Q., dan Tao W. Q., 2013, Explanation on the onset and damping behaviors in a standing-wave thermoacoustic engine,10.1016/j.applthermaleng.2013.04.031.

Setiawan, I., Utomo, A. B. S., Maruto, G, dan Andi, R.W, 2005, Rancang Bangun Piranti Termoakustik Sebagai Pendingin dan Pemanas Secara Simultan, Laporan Penelitian Antar Bidang Ilmu, Proyek Penelitian Antar Bidang Ilmu, FMIPA UGM, Yogyakarta.

Zoontjens L., C. Howard, A. Zander dan B. Cazzolate, 2005, Feasibility study of an automotive thermoacoustic refrigerator, Proceedings of acoustics, Busselton, Australia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


==============================================================================================================

Prosiding SEMNASTEK Fakultas Teknik
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jl. Cempaka Putih Tengah 27
Jakarta Pusat 10510
T. 021.4256024, 4244016 / F. 021.4256023

ISSN : 2407 – 1846
e-ISSN : 2460 – 8416

==============================================================================================================

Powered by Puskom-UMJ