HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP ODHA DI YAYASAN PELITA ILMU TAHUN 2020

Khairunniza Khairunniza, Nazarwin Saputra

Abstract


Masalah yang hadir karena kasus HIV/AIDS cukup kompleks, seperti pada fisik, psikososial, sosial, juga spritual. Masalah ini dapat mempengaruhi kualitas hidup ODHA sehingga ODHA membutuhkan dukungan peran dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup ODHA di Yayasan Pelita Ilmu tahun 2020. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Penelitian dilakukan di Yayasan Pelita Ilmu pada maret – juni 2020. Besar sampel 70 ODHA yang diambil dengan cara total sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup ODHA di Yayasan Pelita Ilmu tahun 2020 dengan nilai p value  0,009 dan prevalensi rasio 4,26 (95% CI : 1,537-11,476). Kesimpulan, dukungan keluarga yang postif kepada ODHA membantu ODHA untuk menghadapi masalah kesehatan dan psikologi yang dimiliki. Oleh sebab itu, keluarga memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup ODHA.

---

The problem that arises because the case of HIV / AIDS is quite complex, such as the physical, psychosocial, social, and spiritual. This problem can affect the quality of life of PLWHA so PLHIV need support from the family. This study aims to determine the relationship of family support to the quality of life of PLHIV in Pelita Ilmu Foundation in 2020. This research is a descriptive analytic study with a cross-sectional study approach. The study was conducted at the Pelita Ilmu Foundation in March - June 2020. A large sample of 70 PLHIV were taken by total sampling. The analysis used in the study is bivariate analysis. The results showed that there was a relationship between family support and the quality of life of PLHIV in Pelita Ilmu Foundation in 2020 with a p value of 0.009 and a prevalence ratio of 4.26 (95% CI : 1,537-11,476). In conclusion, positive family support for PLHIV helps PLHIV to deal with their psychological and health problems. Therefore, the family has an important role in improving the quality of life of PLWHA.


Full Text:

PDF

References


Elisanti A. HIV-AIDS, ibu hamil dan pencegahan pada janin. Yogyakarta: Deepublish, 2018. 2. Hidayati A. Manajemen HIV/AIDS: terkini, komprehensif, dan multidisiplin. Surabaya: Airlangga University, 2020. 3. Kementerian Kesehatan RI. Laporan perkembangan HIV AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) Triwulan IV Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan, 2018. 4. Lestari S. Psikologi keluarga: penanaman nilai dan penanaman konflik dalam keluarga. Sri Lestari, 2016. 5. Novrianda D, Yonrizal N & Gusnita A. Dukungan keluarga dan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS di Lantera Minangkabau Support. Jurnal Ilmu Keperawatan Medial Bedah. 2018 Mei 1(1):1-43. 6. Mustamu A, Mardiana N & Intan G. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada orang dengan HIV dan

AIDS. Jurnal Kesehatan Prima. 2019 Februari 13(1). 7. Safitri I. Hubungan status sosioekonomi dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup ODHA. Jurnal Promkes. 2020 Maret 8(1):21-35. 8. Nasronudin. HIV & AIDS pendekatan biologi molekuler klinis & social. Surabaya: Airlangga University Press, 2020. 9. Pradiansyah A. You are a leader. Kaifa, 2010. 10. Sofro M. Sehat dan sukses dengan HIV – AIDS. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2015. 11. Murni S, Chris W, Samsuridjal D, Ardhi S & Siradj O. Hidup dengan HIV/AIDS. Yogyakarta: Yayasan Spiritia, 2009.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Powered by Puskom-UMJ