ANALISIS FAKTOR PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI KOTA MEDAN

Rani Elviyanti Siregar, Apriliani Apriliani, Nur Fadhilah Hasanah, Sarah Fadhila Siregar

Abstract


Masa remaja menjadi moment pada individu mengalami pergeseran umur dan melewati masa pubertas hingga terjadi perubahan fisik, psikologi, dan karakter di sertai perilaku seksual. Perubahan yang terjadi pada remaja semakin sering memunculkan berbagai persoalan dalam hal aktivitas seksual hingga seks bebas dikalangan remaja. Pacaran menjadi sarana menarik yang digunakan remaja saat ini dalam menyalurkan gejala-gejala dari perubahan pada dirinya tersebut. Hingga saat ini angka kejadian kehamilan tidak diinginkan di Indonesia mencapai 51,7% dikalangan umur 16-20 tahun dan upaya melakukan aborsi mencapai 6,54%. Selain itu, kemudahan dalam mengakses konten pornografi dalam bentuk gambar, video, kemunculan iklan dan tayangan lainnya yang secara jelas menampilkan pergaulan remaja modern di berbagai unggahan media sosial tanpa sensor menjadi salah satu penyebab terjadinya perilaku seks yang menyimpang di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 remaja di kota medan, Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data primer. Analisis penelitian ini menggunakan analisis crosstabulation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 81,5% remaja mengaku pernah berpacaran, 100% remaja mengaku pernah melakukan aktivitas seksual (berjalan-jalan bersama,berpegangan tangan, berciuman, berpelukan, dan berhubungan intim) dan 62,0% remaja tinggal di rumah kost, dengan uang saku diatas Rp500.000/bulan. Disimpulkan bahwa perilaku seksual remaja saat ini sudah tidak terkendali dari segi aktivitas seksual hingga mengakibatkan beberapa permasalahan muncul seperti seks bebas, upaya aborsi, pernikahan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan. Hal tersebut di pengaruhi beberapa faktor yang ada salah satunya kurangnya pengawasan dan pengendalian orang tua terhadap remaja yang tinggal di rumah kost.

Kata kunci: remaja, perilaku seksual, kost, pornografi.

---

Adolescence becomes a moment in individuals experiencing a shift in age and through puberty until physical, psychological, and character changes occur along with sexual behavior. Changes that occur in adolescents increasingly raise various problems in terms of sexual activity to free sex among adolescents. Dating is a new tool used by adolescents today in channeling the symptoms of changes in him. Until now, the incidence of unwanted pregnancy in Indonesia has reached 51.7% among people aged 16-20 years, and attempts to have an abortion reached 6.54%. Also, the ease of accessing pornographic content in the form of images, videos, the appearance of advertisements, and other shows that display the association of modern adolescents in many uncensored social media uploads is one of the causes of deviant sexual behavior among adolescents. This study uses a cross-sectional method. The number of samples in this study was 108 teenagers in Medan city, North Sumatra, Indonesia. This study uses a questionnaire as a primary data collection tool. The analysis of this study uses crosstabulation analysis. The results of this study showed that 81,5% adolescents had dated, 100% adolescents claimed to have had sexual activity (walking together, holding hands, kissing, hugging, and having sex) and 62,0% adolescents living in boarding houses, with pocket money above Rp500.000/month. It was concluded that the current sexual behavior of adolescents is out of control in terms of sexual activity to cause several problems to emerge, such as free sex, attempts at abortion, early marriage, and unwanted pregnancy. This is influenced by several factors, one of which is the lack of supervision and control of parents of adolescents who live in boarding houses.

Keywords: Adolescence, sexual behavior, boarding house,  pornography.


Full Text:

PDF

References


BKKBN, BPS, KemenKes. Survei Demografi Dan Kesehatan : Kesehatan Reproduksi Remaja 2017. Jakarta [Internet]. 2018;1–606. Available from: http://www.dhsprogram.com.

Yudrik jahja. Psikologi Perkembangan. Kencana Prenamedia; 2011.

Sarwono SW. Psikologi Remaja. In: Edisi revi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada; 2011.

Centers for Disease Control and Prevention. Sexual risk behavior: HIV,STD and teen pregnancy prevention [Internet]. 2013 [cited 2020 Jun 28]. Available from: http://www.cdc.gov/healthyyouth/sexualbehaviors/

Weni L. Determinan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Akseptor KB Aktif di Puskesmas Pedamaran Title. Contag Sci Period Public Heal Coast Heal. 2019;1:9–16.

World Health Organization. Health For the World’s Adolescent. A Second Chance in the Second Decade [Internet]. 2014 [cited 2020 Jun 29]. Available from: www. who.int/adolescent/second-decade.

Bkkbn-Survei-Demografi-Dan-Kesehatan-Indonesia-2017 @ Www.Bkkbn.Go.Id [Internet]. Available from: https://www.bkkbn.go.id/detailpost/bkkbn-survei-demografi-dan-kesehatan-indonesia-2017

Ismarwati I, Utami I. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja. J Health Study. 2017;1(2):168–77.

Buaton A. Pengetahuan Remaja dan Keterpaparan Informasi Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Contag Sci Period Public Heal Coast Heal. 2019;1 (2):97–107.

BKKBN. Jumlah Cakupan Peserta Keluarga Berencana. Lap Kinerja Instansi Pemerintah 2015 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. 2016;1(2015):75.

Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Keluarga Berencanan Nasional, Departemen Kesehatan, & Macro International. (2013). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. Sdki, 16. https://doi.org/10.1111/j.1471-0528.2007.01580.x

Kusumawati. Tercatat angka aborsi meningkat di perkotaan [Internet]. CNN Indonesia. [cited 2020 Jun 28]. Available from: http://cnnindonesia.com/nasional/20141029111 311-12-8642/tercatat-angka-aborsi

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia Tahun 2017 [Internet]. 2017 [cited 2020 Jun 28]. Available from: https://www.apjii.or.id/

Hadiati IDT. Hubungan Pengaksesan Situs Pornografi Dengan Sikap Seksual Pranikah Pada Remaja Di SMA 2 Banguntapan Bantul Yogyakarta. Naskah Publ Univ ’Aisyiyah Yogyakarta. 2016;

Rr. Maharany Mega Wibiyandaru Putri. HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRA-NIKAH PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI RUMAH KOS. Fak Psikol Univ Islam Sultan Agung Semarang. 2019;

Meilia N, Ardi S, Pendidikan FI, Surabaya UN, Ilmu F, Universitas P, et al. PERILAKU SEKSUAL REMAJA MAHASISWA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA. J BK. 2014;04(03):650–7.

Yudia SM, Cahyo K, Kusumawati A, Pendidikan B, Perilaku I. Perilaku Seksual Pranikah Pada Mahasiswa Kost (Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi Di Wilayah Jakarta Barat). J Kesehat Masy. 2018;6(1):819–25.

Ika Ayu Lestari ,Arulita Ika Fibriana GNP. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Mahasiswa Unnes. Unnes J Public Health. 2014;3(4):27–38.

Farida Y. Hubungan Pengetahuan, Status Sosial Ekonomi, Pola Asuh Orang Tua, Paparan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Remaja. J Kebidanan. 2016;18–29.

Apriani A, Widyastuti DE. Hubungan Antara Pengetahuan Tentang. 2017;(June).

BARUS CP. SOSIAL EKONOMI KELUARGA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KENAKALAN REMAJA DI DESA LANTASAN BARU KECAMATAN PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG. Univ Simatera Utara. 2019;1:1–476.

Jediut M, Jaya PRP. Perilaku Berpacaran Remaja Kos-Kosan. 2020;12(1).

Putri S, Shaluhiyah Z, Prabamurti PN. FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA YANG TINGGAL DI LINGKUNGAN RESOSIALISASI ARGOREJO KOTA SEMARANG. J Kesehat Masy [Internet]. 2017 Oct 1 [cited 2020 Jun 30];5(5):1092–101. Available from: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/19254


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Powered by Puskom-UMJ