PENGEMBANGAN KARAKTER SPIRITUAL KEAGAMAAN SISWA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Saiful Ibad, Margono Mitrohardjono

Abstract


Tulisan ini bertujuan mendiskripsikan konsep Islam tentang karakter-karakter spiritual keagamaan apa saja yang seharusnya dimiliki dan dipraktekkan siswa di dalan dan di luar kelas agar terjadi hubungan baik antara siswa dengan siswa didik lainnya, dan antara siswa didik sebagai perseorangan dan sebagai kelompok dengan gurunya. Norma-norma keislaman yang bersumber dari al-Qur`an dan al-Hadits dan pandagan para ulama akan dikemukakan untuk memberikan solusi (syifa`) terhadap problem krisis moral siswa yang saat ini marak terjadi belakangan ini. Problem krisis moral siswa ini akan dianalisis dengan menggunakan pendekatan tematik-normatif (thematic-normatif approach). Norma-norma keislaman yang bersumber pada al-Qur`an dan al-Hadits, dan pandangan para ulama (`aqwaal al-‘ulamaa) akan dijadikan alat untuk mengukur benar-tidak, baikburuk, dan patut-tidak patutnya sebuah problem secara tematik. Ditemukan, ada enam karakter spiritual keagamaan yang harus dimiliki dan dipraktekkan siswa di dalam dan di luar kelas yaitu pertama: ikhlas. kedua: menerapkan karakter profetik (shidiq, amanah, tablig, dan fathanah). Ketiga: fokus belajar dan haus ilmu pengetahuan. keempat; makan makanan halal secukupnya, tidak maksiat, dan banyak zikir.  Kelima: sedikit tidur dan berbicara.  dan keenam: menjaga rasa hormat terhadap guru.

Keywords


Karakter, Spiritual, Keagamaan, Siswa, Islam

Full Text:

PDF

References


Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Okenews (2019) “Viral Murid Tantang Guru karena HP-nya Disita, Teman Sekelas Malah Tepuk Tangan” edisi Jumat 22 Februari.

Pos-Kupang.Com. (2019) “Inilah sosok HH, Siswa SMA yang Pukul Gurunya hingga Tewas dan Kronologi Kejadian” edisi Kamis 25 Juli 2019.

Anwar, Rosihon, dkk (2004). Pengantar Studi Islam. Bandung : Pustaka Setia, 2004.

M. Amin Abdullah, dkk. (2007). Islamic Studies dalam Paradigma Integrasi-

Interkoneksi (Sebuah Antologi). Yogyakarta: SUKA Press

Harun, Abd al-Salam Muhammad (T.Th.). Tahdzib `Ihyaa` ‘Uluum al-Diin. Kairo:

Nasyr Daar Sa’d Mishr li al-Thibaa’ah wa al-Nasyr.

al-`Albany, Muhammad Nashiruddin (T,Th.). Silsilah al-`Ahaadits al-Shahiihah. TT., al-Maktabah al-Islami.

Al-Baghdadi, Abu Bakr Ahmad ibn Ali ibn Tsabit al-Khathib (1403 H). Al-Jaami’ li `Akhlaaq al-Raawi wa `Aadaab al-Saami. Riyad: Dar al-Maarif, cet. 1.

Rusaln, Abi Abdillah Muhammad ibn Said (1993), `Aadab Thaalib al-‘Ilm. Beirut:

Daar ibn Hazm, cet. 1

Al-Kanani, ibn jamaah (T.Th.). Tadzkiir al-Saami wa al-Mutakallim fii `Aadab al‘Aalim wa al-Muta’allim. TT: Dar al-Kutub al-Ilmiah.

Ibnul Qayyim, al-Imam (T.Th.). Madaarik al-Salikin. TT: Dar al-Sunnah alMuhammadiyyah.

Ibnul Qayyim. (T.Th.). Al-Waabil al-Shayyib. Mesir: al-Maktabah al-Salafiyyah.

Zarnuji, Burhanul Islam (T.Th.). Ta’lim al-Muta’allim Thuruq al-Ta’allum. Mesir: Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyyah, cet. 1.

Ibnul Qayyim, al-Imam (1396 H). al-Fawaa`id. TT: Maktabah al-Jaamiah, cet. 3.




DOI: https://doi.org/10.24853/tahdzibi.3.1.19-26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam Indexing by:

Google ScholarGarba Rujukan Digital(Garuda)


Copyright of Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam (e-ISSN:2503-5126, p-ISSN:2502-9398).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ