GETAH KEMENYAN SEBAGAI BAHAN ADITIF PADA CAMPURAN ASPAL AC – WC DITINJAU DARI SIFAT FISIK BAHAN ASPAL DAN NILAI STABILITAS MARSHALL

Mega Apriyanti

Abstract


Abstrak : Berdasarkan Kinerja campuran agregat aspal pada konstruksi perkerasan jalan dicoba untuk ditingkatkan dengan cara memodifikasi campuran aspal sehingga didapatkan perubahan sifat campuran aspal, khususnya pada ketahanan (stability) dengan menambahkan bahan aditif getah kemenyan yang diharapkan dapat menghasilkan ketahanan (stability) yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan getah kemenyan pada karakteristik campuran AC-WC. Pada penelitian ini digunakan 5 variasi kadar kemenyan yaitu 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% untuk mengetahui karakteristik AC-WC. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Marshall test yang bertujuanuntuk menentukan ketahanan (stability) terhadap kelelehan plastis (flow) dari campuran aspal, agregat, dan aditif. Hasil penelitian campuran aspal beton dengan bahan aditif getah kemenyan 0 %, 1 %, 2 %, 3 %, dan 4 %  menghasilkan peningkatan dan penurunan nilai stabilitas Marshall dan memuncaknya nilai stabilitas Marshall pada penambahan aditif getah kemenyan kadar 2%. Pada kadar 2 % diperoleh nilai stabilitas Marshall yang paling baik yaitu 1037,72 kg karena naik 237,72 kg dari nilai minimum stabilitas yaitu 800 kg. Pada penambahan aditif getah kemenyan dengan kadar 4% nilai stabilitas Marshall mengalami penurunan yaitu 626,06 kg karena turun 173,94 kg dari nilai minimum stabilitas yaitu 800 kg.

 

Kata Kunci : Aditif, getah kemenyan, aspal beton, stabilitas Marshall.

 

Abstract : Based on the performance of asphalt aggregate mixture on pavement construction road be tested to be improved by modified the asphalt mixture so got change of the asphalt mixed properties, especially on the stability by adding additive kemenyan sap which is expected to produce high stability. This research aims to determine the effect of incense kemenyan sap on the characteristics of AC-WC mixture. In this research used 5 variation levels that is 0%, 1%, 2%, 3% and 4% to know about characteristic AC-WC. The method used in this research is marshall test that aims to determine the resistance (stability) to the plastic melt (flow) of the mixture asphalt, aggregate and additive. The Result of research asphalt concrete mixture with sap additive kemenyan 0%, 1%, 2%, 3% and 4% resulted increasing and decreasing the marshall stability value and the increasing of marshall stability value on the addition of 2% additive sap kemenyan. At the level 2% obtained the best value of marshall stability is 1037,72 kg because increase 237,72 kg of the minimum stability of 800 kg. On the addition additive kemenyan sap with 4% content of value marshall stability has decreased at 626,06 kg with a difference of 173,93 kg of minimum stability value of 800 kg.

 

Keywords : additive, sap kemenyan, asphalt concrete, marshall stability




DOI: https://doi.org/10.24853/jk.9.1.15-26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Konstruksia Indexing By:

    


Copyright of Jurnal Konstruksia (e-ISSN:2443-308X, p-ISSN:2086-7352).

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Powered by Puskom-UMJ