Efektifitas Pembelajaran Islam Melalui Whassap Group

Authors

  • Rifqiyati Rifqiyati Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Lusi Andriyani Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Arief Fitrijantio UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Fitri Handayani Universitas Muhammadiyah Jakarta

Abstract

Media pembelajaran di perguruan tinggi, perlu bersentuhan dengan teknologi/internet yang kaya dengan berbagai aplikasi seperti aplikasi whatsApp yang paling diminati. Dalam kontek pembelajaran AIK, media sosial WhatsApp Group dianggap berperan menjadi alat bantu sekaligus menjadi inovasi baru untuk menambah materi selain yang diberikan di kelas. Berdasarkan urgensi di atas, tujuan peneliti ini untuk melihat efektifitas pembelajaran Al Islam melalui media sosial WhatsApp Group. Hasil pre test menggambarkan bahwa, sebelum mahasiswa diberi pembelajaran melalui WA group, pemahaman responden tergolong “rendah”. Berdasar hasil test, rata rata pemahaman responden terhadap materi pembelajaran sebesar 23% dari seharusnya (100%). Temuan ini menggambarkan, masih banyak muslim yang seharusnya telah memahami dasar dasar islam yang baik, namun ternyata menunjukkan sebaliknya. Hasil post test menunjukkan bahwa, setelah mahasiswa diberi pembelajaran melalui WA group, pengetahuan responden meningkat. Hasil test, rata rata pemahaman responden terhadap materi pembelajaran meningkat menjadi sebesar 37% dari seharusnya (100%). Nilai temuan ini belum sesuai dengan harapan capaian pembelajaran yang diinginkan (>70%), walaupun terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 59% dari sebelumnya. Pertumbuhan ini secara nilai cukup baik, menggambarkan adanya peningkatan pengetahuan akibat proses KBM seperti tersebut.

References

Sparrow, D. G. (2010). Motivasi bekerja dan berkarya. Jakarta: Citra Cemerlang. → Buku

Winkel, W. S., & Hastuti, M. S. (2005). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi. → Buku

Maher, B. A. (Ed.). (1964–1972). Progress in experimental personality research (6 vols.). New York: Academic Press. → Buku dengan editor

Capra, F. (1999). Titik balik peradaban (M. Thoyyibi, Trans.). Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. (The Turning Point: Science, Society, and the rising culture. Original work published 1982). → Buku terjemahan

McCabe, D. (2005). Cheating: Why students do It and how we can help them stop. In A. Lathrop, K. Foss (Eds.), Guiding students from cheating and plagiarism to honesty and integrity: Strategies for change (pp. 237-246). USA: Libraries Unlimited. → Bab/artikel dalam buku tersunting

Tentama, F., Pranungsari, D., & Tarnoto, N. (2017). Pemberdayaan komunitas anak jalanan Yogyakarta melalui bermain peran. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 11-18. Retrieved from http://ojs.ejournal.id/index.php/ppm/article/view/74 → Jurnal online

Andriyanto, R, E., Widiastuti, R., & Yusmansyah. (2017). Analisis tingkat ketercapaian tugas perkembangan karier mahasiswa dan implikasinya terhadap pelayanan konseling. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(2), 227-234. → Jurnal cetak

Wilkinson, R. (1999). Sociology as a marketing feast. In M. Collis, L. Munro, & S. Russell (Eds.), Sociology for the new millennium. Paper presented at The Australian Sociological Association, Monash University, Melbourne, 7-10 December (pp. 281-289). Churchill: Celts. → Proceeding

Makmara. T. (2009). Tuturan persuasif wiraniaga dalam berbahasa Indonesia: Kajian etnografi komunikasi. (Unpublished master’s thesis) Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia. → Tesis

United Arab Emirates architecture. (n.d.). Retrieved June 17, 2010, from UAE Interact website: http://www.uaeinteract.com/ →Website

Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (1992). Tiga undang-undang: Perkeretaapian, lalu lintas, dan angkutan jalan penerbangan tahun 1992. Jakarta. Eko Jaya. → Dokumen Pemerintah

Downloads

Published

2020-12-31