EVAPORASI MULTI-TAHAP MENGGUNAKAN FALLING FILM EVAPORATOR(FFE) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI KONSENTRAT NANAS MADU

Nur Istianah

Abstract


Karakteristik ekstrak nanas madu  yang manis dan legit berpotensi untuk menjadi pemanis sekaligus perisa alami pada produk minuman ataupun kue. Pada penelitian ini telah dikaji metode evaporasi untuk menghasilkan konsentrat nanas madu. Sari nanas madu disaring kemudian dievaporasikan menggunakan Falling Film Evaporator(FFE) pada suhu uap pemanas 90°C dan tekanan vakum 20-25 inHg dengan laju alir 28 mL/menit. Tiga parameter fisik hasil evaporasi 1 tahap, 2 tahap dan 3 tahap meningkat secara berurutan yakni brix dari 15.7 ke 18.9 dan 21.53, densitas dari 1.14 ke 1.15 dan 1.16 mg/mL serta  viskositas dari 4 ke 6.67 dan 8.67 cP. Efisiensi kehilangan kadar air pada evaporasi 3 tahap tiga kali lebih tinggi dibandingkan evaporasi 1 tahap dengan perbandingan kadar air yang dapat dihilangkan yaitu 73% : 21% (v/v). Disisi lain, efisiensi juga dipengaruhi oleh laju alir umpan FFE. Kadar air yang hilang meningkat dari 15.31%  hingga 20.90% dengan berkurangnya laju alir umpan dari 32 mL/menit ke 25 mL/menit. 


Full Text:

PDF

References


Andrzejewskia, Brett., Gillian Eggleston, dan Randall Powell. 2013. Pilot plant clarification of sweet sorghum juice and evaporation ofraw and clarified juices. Industrial Crops and Products 49, 648– 658.

Bantacut, Tajuddin dan Destiara Novitasari. 2016. Energy and water self-sufficiency assessment of the white sugarproduction process in Indonesia using a complex mass balance model. Journal of Cleaner Production 126, 478-492.

Farahnaky, A., M. Mardani, Gh. Mesbahi, M. Majzoobi, dan M. T. Golmakani. 2016. Some Physicochemical Properties of Date Syrup, Concentrate,and Liquid Sugar in Comparison with Sucrose Solutions. J. Agr. Sci. Tech. 18, 657-668.

Kusnandar, F., Hariyadi, P., Syamsir, E. 2006. Prinsip Teknik Pangan. IPB. Bogor.

Lingle, Sarah E., Thomas L. Tew, Hrvoje Rukavina dan Deborah L. Boykin. 2013. Post-harvest Changes in Sweet Sorghum II: pH, Acidity,Protein, Starch, and Mannitol. Bioenerg. Res 6:178–187.

Quintero, Julián A.,Carlos A. Cardona, Erika Felix, Jonathan Moncada, Óscar J. Sánchez,Luis F. Gutiérrez. 2012. Techno-economic analysis of bioethanol production in Africa: Tanzania case. Energy 48, 442-454.

Singh, RP and Heldman DR.2009. Introduction to Food Engineering 4th Edition. Elsevier. USA.

Susanto, Heru., Anis Roihatin, dan I. Nyoman Widiasa. 2016. Production of colorless liquid sugar byultrafiltration coupled with ion exchange. Food and Bioproducts Processing 98, 11–20.

Toledo, R T. 2007. Fundamentals od Food Process Engineering 3rd Edition. Springer. USA


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


==============================================================================================================

Prosiding SEMNASTEK Fakultas Teknik
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jl. Cempaka Putih Tengah 27
Jakarta Pusat 10510
T. 021.4256024, 4244016 / F. 021.4256023

ISSN : 2407 – 1846
e-ISSN : 2460 – 8416

==============================================================================================================

Powered by Puskom-UMJ