EVALUASI KONDISI MESIN BUBUT HARIZON T300 MENURUT METODE SCHLESINGER SEBAGAI ACUAN DALAM MELAKUKAN TINDAKAN PERAWATAN

Frans Mangngi

Abstract


Untuk memastikan bahwa suatu mesin bubut masih memiliki unjuk kerja dan ketelitian yang tinggi, perlu dilakukan evaluasi terhadap kondisi mesin tersebut. Data hasil evaluasi tersebut tidak hanya digunakan untuk menentukan kinerja dan ketelitian mesin tersebut saja tetapi lebih dari itu dapat digunakan untuk menentukan tindakan perawatan yang lebih tepat sehingga kondisi mesin tersebut dapat dikembalikan ke keadaan yang lebih baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Kondisi Mesin bubut merk Harizon T300 yang ada di Laboratorium Perawatan dan perbaikan Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Kupang; Hasil evaluasi ini akan dijadikan sebagai acuan dalam melakukan tindakan perawatan yang tepat terhadap mesin tersebut. Metode dan prosedur evaluasi yang digunakan adalah berdasarkan standard test chart menurut metode Schlesinger. Hasil Evaluasi terhadap 8 komponen mesin bubut Harizon T300 tersebut, ditemukan kondisi bahwa hanya 2 komponen pengujian yang yang masih memenuhi standar ketelitian geometris yaitu: (1). simpang putar sumbu utama pada ujung Centre Sleave, dan (2). Simpang Putar Pada Senter / Konsentrisitas Senter; Sedangkan 6 komponen pengujian lainnya sudah tidak memenuhi standar yang disyaratkan, yaitu: (1). Kelurusan Landasan (Bed) bidang luncur, (2). Kesejajaran Spindel Utama Terhadap Eretan Atas, (3). Kesejajaran Spindel Utama Terhadap Eretan Memanjang, (4). Kelurusan sumbu antara head stock dan tail stock, (5). Kesejajaran Tail Stock Dengan Gerakan Eretan Memanjang, dan (6). Tailstock guide ways parallel with movement of carriage;. Dengan demikian kesimpulanpenelitian ini adalah mesin bubut merek Harizon T300 yang menjadi sampel dalam penelitian ini tidak standard lagi dan perlu dilakukan rekondisi ulang.


Keywords


Perawatan; Mesin Bubut; Metode Schlesinger

Full Text:

PDF

References


Djoko Agustono, Bimbing Atedi, 2006, Penerapan SNI 05-1618-1989 Dalam Pengujian Ketelitian Geometrik Mesin Bubut Universal Supermaximat 11, Prosiding BPIS, Edisi Jakarta, Perpustakaan-Badan Standardisasi Nasional 2017. Gedung I BPPT , lantai Mezanine. Jl. M.H Thamrin No. 8 Kebon Sirih - Jakarta Pusat 10340 - Indonesia.

http://lib.bsn.go.id/index.php?/mjlh_artikel/majalah/detail_simple/597

Runtu Rendy Revo; Soukotta Jan; Poeng Rudy, 2015, Analisa Kemampuan Dan Keandalam Mesin Bubut Weiler Primus Melalui Pengujian Karakteristik Statik Menurut Standar ISO 1708, Jurnal Online Poros Teknik Mesin Usrat Vol 4 No 1 Tahun 2015.

http://id.portalgaruda.org/index.php?ref=browse&mod=viewarticle&article=332389

Slamet Riyadi, Rochim Suratman, Muki Satya Permana; 2016 Pengukuran Komponen-Komponen Mesin Bubut Dengan Menggunakan Metode SCHLESINGER, Prosiding STIMA 2.0, Agustus 2016 ISSN: 2528-3820, Fakultas Teknik Universitas Majalengka

http://www.unma.ac.id/jurnal/index.php/ST/article/view/246

Wirawan Sambodo, dkk, 2008, Teknik Produksi Mesin Industri, Jilid 2, Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.

Rodian Situmorang, 2015, Relevansi Ketelitian Geometris Mesin Perkakakas Terhadap Akurasi Hasil Kerja (Produk), Perpustakan Digital Politeknik Negeri Bandung.

http://digilib.polban.ac.id/files/disk1/101/jbptppolban-gdl-rodiansitu-5026-1-relevans-).pdf

Schlesinger George, 1986, Testing Machine Tools, Perganon Press, For The Use of Machine Tool Makers, sers, Inspction and Plant Engineering, Seventh Edition, The Machineri Publishing CO, LTD, New Enggland.




Copyright (c) 2018 JURNAL MESIN TEKNOLOGI

Powered by Puskom-UMJ