PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI PROBLEM BASED LEARNING

Sobilan Mubarak, Ansharullah Ansharullah, Happy Indira Dewi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis PBL dengan tujuan untuk meningkatkan HOTS siswa kelas IV SDN Duri Pulo 08 Pagi tahun pelajaran 2019-2020.  Metode yang digunakan dalam pengembangan modul belajar dalam penelitian ini menggunakan metode research and development (Richey & Klein) dengan mengikuti langkah-langkah pengembangan ADDIE. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik uji normalitas dan uji perbandingan rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan uji korelasi pre-test & post-test sebesar 0,936 dan hasil t hitung sebesar 16.760, artinya bahwa modul berbasis PBL memberikan hasil yang bagus berupa modul berbasis PBL mampu meningkatkan dan berpengaruh terhadap kemampuan HOTS pada siswa.

Keywords


Modul pembelajaran; PBL; HOTS; Research and Development; ADDIE

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2016). Desain Model Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. PT Refika Aditama.

Asyhar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media. Gaung Persada Press.

Bakhri, S., & Supriadi. (2017). Peran Problem-Based Learning (PBL) dalam Upaya Peningkatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa pada Pembelajaran Matematika. Seminar Matematika Dan Pendidikan Matematika Uny, 717–722.

Branch, R. M. (2014). Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer US.

Budsankom, P., Sawangboon, T., Damrongpanit, S., & Chuensirimongkol, J. (2015). Educational Research and Reviews Factors affecting higher order thinking skills of students: A meta-analytic structural equation modeling study. 10(19), 2639–2652. https://doi.org/10.5897/ERR2015

Daryanto. (2014). Menyusun Modul: bahan untuk persiapan dalam mengajar. Gava Media.

Engelhart, M. D., Furst, E. J., & Krathwohl, D. R. (1956). TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES The C.lassiiication of Educational Goals HANDBOOK 1 COGNITIVE DOMAIN.

Heong, Y. M., Othman, W. B., Yunos, J. B. M., Kiong, T. T., Hassan, R. Bin, & Mohamad, M. M. B. (2011). The Level of Marzano Higher Order Thinking Skillsamong Technical Education Students. International Journal of Social Science and Humanity, 121–125. https://doi.org/10.7763/ijssh.2011.v1.20

Kemendikbud. (2015). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2015 Sekolah Dasar Luar Biasa.

Majid, A. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. PT Remaja Rosdakarya.

Mamat, S., Munir, A., Suwendi, Akar, A. T., & Asro, H. (2005). Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tematik. Departemen Agama RI.

Nurdin, S., & Adriantoni. (2016). Kurikulum dan pembelajaran. Rajawali Press.

Pohl, M. (2000). Learning to Think, Thinking to Learn: Models and Strategies to Develop a Classroom Culture of Thinking. 98.

Prastowo, A. (2011). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: DIVA press.

Rusman. (2013). Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru, Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Rajawali Pers.

Sani, R. A. (2013). Inovasi pembelajaran.

Saputra, H. (2016). Pengembangan Mutu Pendidikan Menuju Era Global: Penguatan Mutu Pembelajaran dengan Penerapan HOTS (High Order Thinking Skills). In SMILE’s Publishing (Vol. 1). Smile’s Indonesia Instutite.

Suradika, Agus. (2000). Metode Penelitian Sosial. Jakarta: UMJ Press.

Trianto. (2010). Model pembelajaran terpadu : konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Bumi Aksara.




DOI: https://doi.org/10.24853/instruksional.3.1.57-65

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Powered by Puskom-UMJ